Mei 22, 2026

Saat Investor Dibahas, Victor Mailangkay Mendadak Bicara Anak Muda Sulut: “Jangan Sampai Pergi Tinggalkan Kampung!”

FB_IMG_1779365296973

Seputarsulutnews.co, Manado– Ketika banyak orang sibuk bicara investasi dan keuntungan besar, Wakil Gubernur Sulut Victor Mailangkay justru memikirkan satu hal yang terasa dekat di hati masyarakat: anak muda yang terpaksa merantau karena sulit mendapat pekerjaan di tanah sendiri.

Ada suasana berbeda dalam pembahasan investasi Sulawesi Utara pagi tadi. Di tengah diskusi serius soal investor dan arah pembangunan ekonomi, Wakil Gubernur Sulut Victor Mailangkay justru membawa percakapan pada realitas yang dirasakan masyarakat kecil.

Bagi Victor, investasi bukan hanya soal angka fantastis atau laporan pertumbuhan daerah. Di balik pembahasan itu, ada anak muda yang berharap bisa bekerja tanpa harus meninggalkan keluarga demi mencari nafkah di kota lain.

Ada nelayan yang ingin hasil tangkapannya dihargai lebih layak. Ada petani yang berharap hasil kebunnya tidak lagi dijual murah tanpa nilai tambah.

Atas arahan Gubernur Sulut Yulius Selvanus Komaling, Victor menghadiri Dedicated Team Meeting Regional Investor Relations Unit (RIRU) Sulut 2026 bersama kepala daerah se-Sulawesi Utara.

Dalam forum itu, Wagub menegaskan bahwa pemerintah tidak boleh hanya bangga mempromosikan keindahan Sulawesi Utara, sementara kesiapan daerah untuk berkembang belum dibenahi secara serius.

Pelayanan publik, menurutnya, harus berubah menjadi lebih cepat, lebih sederhana, dan bebas dari kerumitan birokrasi. Teknologi juga harus hadir untuk membantu masyarakat, bukan justru menambah kesulitan.

Victor menilai Sulawesi Utara sebenarnya memiliki semua modal untuk maju. Laut yang kaya, tanah yang subur, serta masyarakat pekerja keras disebut sebagai kekuatan besar yang tinggal dikelola secara serius dan bersama-sama.

Harapan besarnya sederhana: investasi yang dibicarakan hari ini jangan hanya berhenti di ruang rapat, tetapi benar-benar membuka lapangan kerja, memperkuat ekonomi daerah, dan membuat generasi muda percaya bahwa masa depan mereka tetap bisa dibangun di Sulawesi Utara.(***)