Mei 4, 2026

“Tak Ada Ampun!” Bupati Boltara Coret Program Tak Berdampak, OPD Kena Warning Keras

FB_IMG_1777872716675

Seputarsulutnews.co, Boltara– Nada tegas Bupati Boltara pecah di ruang rapat program tanpa dampak nyata dipastikan tersingkir, dan seluruh OPD diminta bersiap menghadapi seleksi ketat berbasis hasil.

Suasana serius menyelimuti Aula Pohohimbunga Bapelitbangda, saat Bupati Boltara, Dr. Sirajudin Lasena, melontarkan peringatan keras kepada seluruh perangkat daerah, Senin (4/5/2026).
Tak main-main, ia menegaskan hanya program yang benar-benar berdampak bagi masyarakat yang akan dipertahankan dalam perencanaan hingga penganggaran daerah.

Dalam kegiatan asistensi dan evaluasi Rencana Kerja Perangkat Daerah tersebut, Bupati juga menyerahkan mandat Pelaksana Harian Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga kepada Asisten Pemerintahan dan Kesra.

Menurut Sirajudin, Renja SKPD bukan sekadar dokumen pelengkap, melainkan “penentu nasib” arah pembangunan daerah. Dokumen ini menjadi turunan langsung dari RPJMD yang berujung pada penyusunan APBD.

“Ini bukan sekadar formalitas. Kita bicara hasil nyata untuk masyarakat,” tegasnya dengan nada serius.

Sirajudin memberi ultimatum kepada seluruh OPD agar tidak bermain-main dalam menyusun program. Fokus utama harus pada pemenuhan SPM, keselarasan dengan 17 program prioritas kepala daerah, serta dukungan terhadap agenda strategis nasional.

Tak hanya itu, seluruh rencana juga wajib mengikuti hasil Musrenbang dan disiplin dalam penggunaan sistem E-Dalev SIPD.

Pesan paling kuat dari Bupati jelas: era program asal jadi sudah berakhir.
Ke depan, hanya program yang terukur, selaras, dan memberikan dampak langsung yang akan bertahan.

Kegiatan ini dihadiri para asisten, pimpinan OPD, camat, hingga kasubag program dan pelaporan semuanya menjadi saksi peringatan tegas yang berpotensi mengubah wajah perencanaan pembangunan di Boltara.(***)