April 27, 2026

“Jangan Jadi Penonton!” Peringatan Keras di Boltara: Daerah Wajib Ambil Kendali Nasib Rakyat

FB_IMG_1777265044546

Seputarsulutnews.co, Boltara–Peringatan Hari Otonomi Daerah di Boltara berubah jadi panggung pesan keras: daerah tak boleh pasif atau rakyat yang akan menanggung akibatnya.

Momentum Hari Otonomi Daerah ke-XXX tahun 2026 dimanfaatkan Bupati Boltara, Dr. Sirajudin Lasena, untuk melontarkan pesan tegas: pemerintah daerah tidak boleh lagi sekadar menjalankan perintah pusat.

Bertindak sebagai inspektur upacara di halaman Kantor Bupati, Senin (27/04/2026), Sirajudin membacakan sambutan Menteri Dalam Negeri RI yang menyoroti pentingnya kolaborasi nyata antara pusat dan daerah.

Dengan tema “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita”, peringatan ini menegaskan bahwa masa depan pembangunan Indonesia sangat bergantung pada keberanian daerah mengambil peran strategis.

“Daerah harus jadi mitra aktif, bukan hanya pelaksana,” menjadi pesan utama yang digaungkan dalam upacara tersebut.

Pemerintah daerah juga dituntut memperkuat kapasitas secara menyeluruh mulai dari peningkatan kualitas aparatur melalui pelatihan dan beasiswa, penguatan keuangan daerah lewat optimalisasi PAD dan skema pembiayaan baru, hingga reformasi birokrasi dan digitalisasi layanan publik.

Langkah-langkah ini dianggap krusial agar pembangunan tidak timpang dan benar-benar menyentuh masyarakat.
Upacara tersebut dihadiri berbagai unsur penting daerah, mulai dari Forkopimda, DPRD, lembaga vertikal, hingga jajaran pemerintah daerah dan tokoh masyarakat, menandai kuatnya komitmen bersama dalam mendorong otonomi daerah yang lebih progresif.(***)