Mei 5, 2026

Peringatan Tahun Baru Islam, Kusnadi Harapkan Persatuan dan Kebersamaan Ormas Islam di Sangihe

AEA62E91-2355-416D-9462-04043140D1E4

SANGIHE – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Sangihe, Drs. H. Kusnadi didampingi istri tercinta Ibu Kosmida Mabiang, mengikuti kegiatan Pawai dan Dakwah dalam memperingati Tahun Baru Islam 1447 Hijriah yang digelar di Kecamatan Tabukan Utara. Minggu, 29 Juni 2025

 

Kegiatan ini diikuti oleh Forkopimda, Ormas Islam antara lain Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah dan Syariat Islam; serta Lembaga Keagamaan Islam dan seluruh Umat Islam se-Kabupaten Kepulauan Sangihe juga turut ambil bagian.

 

Dimulai pukul 6 pagi dengan mengambil 3 titik start yaitu di Masjid Baiturrahim Kalekube I, Masjid Darul Arqam Raku dan Masjid Awwal Moronge, kemudian finish di Masjid An’nima Naha. Seluruh peserta pun tampak antusias mengikuti kegiatan yang sarat makna kebersamaan dan semangat ukhuwah ini.

 

Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Sangihe, Drs. H. Kusnadi, menyampaikan apresiasi atas partisipasi seluruh ormas Islam dan seluruh Umat Islam yang hadir dan mengajak seluruh elemen umat untuk terus memperkuat persatuan.

 

“Kita harus berubah dan bersatu, tidak berjalan sendiri-sendiri. Semua ormas Islam yang tergabung di sini, NU, Muhammadiyah, Syarikat Islam; hari ini telah menunjukkan komitmen kebersamaan. Kedepan, kegiatan seperti ini harus lebih kita tingkatkan dan meriahkan,” harapnya.

 

Tak lupa juga Kusnadi menekankan pentingnya menjadikan momen Tahun Baru Islam 1447 H. sebagai sarana untuk meneladani perjuangan Rasulullah SAW dalam peristiwa hijrah.

 

“Melalui kegiatan ini, mari kita jadikan peringatan 1 Muharram sebagai momentum untuk berhijrah secara spiritual dan sosial. Kita tiru langkah-langkah Nabi Muhammad SAW dalam membangun peradaban yang berlandaskan iman, persaudaraan, dan solidaritas,” pesannya.

 

Jalan pagi bersama ini menjadi simbol nyata dari semangat ukhuwah Islamiyah dan harapan besar agar peringatan hari-hari besar Islam dapat terus mempererat persatuan umat di Bumi Tampungang Lawo.***