Juni 7, 2026

Wagub Steven Kandouw: Pemimpin itu Dapat Dipercaya, Pesan Bagi Kepala Desa

0
IMG-20230613-WA0049

Manado – Paling penting menjadi pemimpin itu, dapat dipercaya. Ini pesan Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw, saat membuka kegiatan Identifikasi, Inventarisasi dan Fasilitasi Penataan Kesatuan Masyarakat Hukum Adat dan Desa Adat Menjadi Kewenangan Provinsi, digelar Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sulut, Selasa (13/6/2023).

“Itu namanya integritas dan akuntabel. Sudah ada beberapa kepala desa terjerat Aparat Penegak Hukum (APH). Di Minahasa saja sudah lima, ada juga di Sangihe. Ini masalah penting. Apalagi, dana desa naik terus. Kalau tidak ada mengawasi itu bahaya. Sedangkan sudah diawasi tetap ditilep (Dicuri, red), apalagi tidak,” ujar Wagub.

Wagub Steven meminta kepala desa harus transparan. “Transparansi penting. Jadi tolong ciptakan pengelolaan keuangan transparan,” tuturnya.

Dikatakan Wagub,
kepala desa juga harus partisipatif. “Kalau melakukan sesuatu harus duduk sama – sama melibatkan masyarakat, supaya ada rasa memiliki. Kalau perlu buat rapat desa,” katanya.

Lanjut Wagub, harus berkelanjutan. Ini efeknya, dana desa tahun 2020 sampai 2030 masih terasa outcome-nya. “Buatlah infrastruktur jalan tidak cepat rusak, saluran air mantap, bumdes makin besar,” ujarnya.

“Jadi, tiga hal ini menjadi pesan saya dan sangat penting dilakukan oleh para kepala desa. Yakni, Transparan, Partisipatif dan Berkelanjutan,” sambung Steven.

Wagub juga meminta Kades membuat berbagai program kegiatan. Khususnya, dua hal yang juga menjadi perhatian Presiden Jokowi yaitu Inflasi dan Stunting.

“Dari anggaran Dandes harus buat kegiatan yang mengurangi atau menghindari inflasi. Dorong keterlibatan masyarakat desa untuk memproduksi sendiri barang konsumtif, seperti dari hasil pertanian,” tuturnya.

Soal stunting, lanjut Steven, di Sulut regulasi stunting masih 20 persen. “Dana desa juga antara lain untuk penanganan stunting. Kalau perlu programkan untuk beli susu kepada anak berusia bayi sampai 4 tahun. Karena, masalah stunting ini berbicara soal gizi anak,” katanya.

Selain dua hal itu, Wagub juga menambahkan, yang perlu diberi perhatian serius juga soal pendidikan. “Cari identifikasi anak – anak di desa yang masih sekolah. Agar tahu mana yang tidak mampu untuk sekolah dan berikan support. Tidak ada salahnya berikan bantuan peralatan sekolah,” pungkasnya.***

Tinggalkan Balasan