Juni 4, 2026

Perjuangkan Peningkatan Sarana dan Prasarana Sitaro di BNPP

0
6106F47D-A23B-4FDB-A288-5CEE25B8BE83

PROGRAM: Bupati Kepulauan Sitaro Evangelian Sasingen melakukan kunjungan di Kantor Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) di Jakarta,.(foto:ist)


SUARASULUT.COM,SITARO—Bupati Kepulauan Sitaro Evangelian Sasingen melakukan kunjungan di Kantor Badan Nasional Pengelola Perbatasan  (BNPP) di Jakarta, diterima langsung oleh Sekretaris Utama BNPP Republik Indonersia Ir. Restuardy Daud, M.Sc bersama Karo PK, Karo HOK,  dan Asdep Ekokesra BNPP.

Kunjungan Bupati Sitaro didampingi Kadis PUPR CH. Bob Wuaten, ST dan Kadishub Sitaro Dr. Indra E.H.N. Purukan, S.Kom,M.Mt menyampaikan kondisi daerah sekaligus masukan dan usulan peningkatan sarana dan prasarana layanan dasar di Kabupaten Sitaro yang merupakan salah satu Kabupaten Perbatasan Negara yang berbatasan laut dgn Filipina dan Malaysia, dengan 1 Lokpri yaitu Kecamatan Siau Barat.

Bupati Sitaro juga menyampaikan terima kasih atas dukungan BNPP, serta menyampaikan gambaran berbagai potensi yang ada di daerah. Terlebih Kabupaten Sitaro berada di wilayah rawan bencana karena berada di gugus pulau dengan aktivitas gunung api sangat aktif. Kondisi sarpras layanan umum yg ada diantaranya minimnya sarana perhubungan, jalan lingkar yg putus akibat bencana, sarpras kesehatan yg terbatas, masih mengandalkan air hujan sbg sumber air baku, serta pasokan bahan makanan dan logistik berasal dari luar daerah yg sangat bergantung kondisi cuaca.

Karena itu diusulkan melalui BNPP untuk mendptkan dukungan kepada sektor terkait berupa peningkatan infrastruktur dasar antara lain transportasi baik jalan maupun modanya, sarpras kesehatan, dan air bersih. Sebagian besar msyarakatnya adalah nelayan dan petani kebun memerlukan dukungan utk pemberdayaan dan sarana-prasarana pendukungnya.

Pihak BNPP menyampaikan terima kasih atas kunjungan dan apresiasi terhadap keseriusan Pemkab Sitaro.

Diketahui bahwa tugas dan fungsi BNPP selaku lembaga negara yg ditugaskan utk mengoordinasikan pembangunan dan pengelolaan perbatasan negara secara lintas sektor.

Dalam konteks program dan kegiatan di perbatasan negara, BNPP telah menyusun dokumen Renduk Pengelolaan Batas Wilayah Negara dan Kawasan Perbatasan (Pengelolaan BWN-KP) yg memuat seluruh kegiatan K/L di kawasan perbatasan negara secara terintegrasi.

Dari hasil identifikasi, beberapa kegiatan yang diusulkan oleh Pemkab Sitaro telah terakomodir dalam Renduk 2020-2024 diantaranya rencana pembuatan pengaman pantai (Boulder) di Kecamatan Siau Barat, dan rencana Pembangunan RS Pratama di Makalehi serta penyediaan alat kesetahannya, serta bantuan bagi nelayan.

Selain itu hal urgent bagi Kabupaten Sitaro adalah peningkatan infrastruktur transportasi yang diharapkan dapat membuka simpul keterisolasian interaksi masyarakat antar pulau dalam rangka meningkatkan kesejahteraan  rakyat. Mengingat Tahun 2022 program/kegiatan sdh ditetapkan, usulan Pemkab Sitaro menjadi masukan dalam pembahasan penyusunan dokumen perencanaan Tahun 2023.

Terhadap berbagai usulah yang disampaikan, prinsipnya akan dibahas lebih lanjut dgn K/L terkait dalam forum perencanaan (Kemenhub, Kemen PUPR, Kemenkes).(dep)

Tinggalkan Balasan