Wagub Kandouw Ajak Kabupaten dan Kota se Sulut Dorong Pertumbuhan Ekonomi
SEPUTARSULUTNEWS,MANADO– Wakil Gubernur Steven Kandouw mengajak semua pemerintah kabupaten/kota mendorong pertumbuhan ekonomi dengan penyerapan belanja pemerintah.
“Kita harus dorong secepat-cepatnya karena ini adalah salah satu gaya untuk pertumbuhan ekonomi. Bagi kabupaten kota saya himbau supaya belanja pemerintah cepat digelontorkan,” tandas Kandouw.
“Untuk itu ada beberapa hal yang menurut hemat kami di provinsi perlu segera kita laksanakan, seperti kita tahu persis pemerintah pusat yang Rp75 triliun itu sekalian masalah kesehatan 70 persen tentang social safety net, baik bagi kementerian kesehatan dan ekonomi kreatif, kementerian sosial, kementerian tenaga kerja, kementerian desa, semua punya program langsung tentang konteks social safety net yang tak lain tentang mengurangi kemiskinan,” lanjutnya.
Kandouw juga optimis perubahan RKPD agar penanganan Covid-19 dan kemiskinan di Sulut lebih optimal.
“Harus cepat kita laksanakan perubahan RKPD kita dalam APBD. Tidak ada alasan bahwa anggaran sudah habis. Supaya lebih menyentuh ke penanganan Covid dan penanggulangan kemiskinan,” ujarnya.
“Pemerintah daerah harus berperan aktif mengidentifikasi untuk mendapatkan aktifitas yang selama lima bulan ini diciptakan oleh pemerintah pusat. Yang utama itu relaksasi dari perbankan,” imbuhnya.
Apresisasi bagi pak gubernur karena ada Bank SulutGo mendapatkan satu triliun untuk menjadi penyalur program dalam kontek penanggulangan kemiskinan. Jadi sekali lagi tentang upaya-upaya dari pemerintah pusat tolong bantu agar sampai ke masyarakat,” lanjutnya.
Masih terkait penanganan kemiskinan, Kandouw juga mengajak pemerintah kabupaten/kota mendorong masyarakat aktif mengolah lahan tidur menjadi lahan pertanian produktif.
“Mari manfaatkan, jadi sudah tepat program dari pak gubernur mari jo bakobong. Ada beberapa daerah yang anggaran untuk pertaniannya nol, anggaran untuk perkebunannya nol, kelautan nol. Tiga aspek ini yang mau tidak mau menjadi andalan untuk kita cegah kemiskinan dan pengangguran kita,” bebernya.
Lebih lanjut, Wagub Kandouw mengajak pemerintah kabupaten/kota aktif mendorong masyarakat mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19.
“Dalam kesempatan ini juga saya sampaikan bahwa penyebaran Covid di Sulawesi Utara ini baik secara mingguan ini turun tetapi masih tetap menyebar. Untuk itu saya men-drive kita semua suapaya upaya kita tentang social distancing harus kita gembor gemborkan kembali. Untuk itu yang saya identifikasi kita yakni koordinasi dengan TNI POLRI sebagai Satgas Covid kita. Dan yang terakhir, berikan reward untuk orang yang garda terdepan yakni para tenaga medis,” tutup Kandouw.
Dalam rakorev virtual nampak hadir para wakil walikota dan wakil bupati se Sulut, jajaran BPS, Bappeda dan tim ahli penanggulangan kemiskinan Sulut.(wal/*)
