KPU Bolsel Gelar Gerakan Coklit Serentak
SUARASULUT.COM,BOLSEL– Berdasarkan PKPU Nomor 5 Tahun 2020, pelaksanaan Coklit berlangsung 15 Juli hingga 13 Agustus 2020. Dan tindaklanjutnya, Sabtu (18/07/2020), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) melaksanakan gerakan coklit serentak.

Ketua KPU Bosel Stanly Eskolano Kakunsi dan Fijey Bumulo Ketua Divisi Teknis KPU Bolsel mengatakan, sesuai jadwal sejak 15 Juli secara serentak jajaran PPDP telah mulai melakukan pelaksanaan coklit dengan dilengkapi alat pelindung diri sesuai protokol keaehatan.

Lanjut Eskol sapaan akrab Kakunsi dan Fijay, kegiatan gerakan coklit serentak dilakukan Sabtu pagi di awali dengan apel akbar dilanjutkan sosialisasi tata cara penggunaan masker, kemudian berlanjut pengambilantiga sampel tokoh masyarakat yang ada di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan untuk kita ambil dokumentasinya, serta dimintakan saran ataupun masukan, tanggapan terkait proses pemutakhiran data ini.

Ketiga tokoh ini bersedia merespon dengan baik dan memberikan masukan yang sangat bagus. Ketiganya adalah Ketua NU, Ketua Muhammadiyah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan kemudian Dewan Adat.

Selanjutnya, masukan ketiga tokoh tersebut, bagi kami sebagai bahan koreksi agar kiranya jajaran KPU dalam melakukan pemutakhiran nanti lebih teliti sehingga data kami akan sajikan ke depan itu akurat.

Bumulo dan Kakunsi lebih jauh mengimbau seluruh warga Bolsel terutama wajib pilih, mari sama-sama dukung kegiatan KPU dalam rangka pemutakhiran data pemilih. “Mari sama-sama dukung supaya tidak ada orang yang atau tidak ada warga masyarakat wajib pilih terlewatkan.KPU berharap bahwa seluruh warga masyarakat sudah wajib pilih di memenuhi syarat itu terdaftar sebagai pilih di 9 Desember 2020,” tegas keduanya.

Pelaksanaan Coklit di lapangan, tentunya akan di awasi jajaran Bawaslu dalam hal Panwascam dan Panwaslur. Hasil Coklit secara berjenjang akan di plenokan di tingkat Kelurahan dilakukan PPS dan dihadiri Panwaslur. Selanjutnya proses rekapitulasi di Kecamatan dilakukan PPK dan di awasi Panwascam.”Proses coklit ini KPU berkomitmen tidak ada warga yang punya hak pilih telewatkan. Pun proses perbaikan data pemilih secara berjenjang akan terus dilakukan hingga sebelum pencoblosan 9 Desember 2020,” pungkas keduanya sembari mengajak warga masyarakat memberikan data saat dilakukan coklit oleh PPDP.(hamka)
