Mei 23, 2026

Bupati Sehan Kembali Turun ke Jalan Demi Keselamatan Masyarakat dari Covid-19

0
Boltim

Masyarakat Motokongkad sedang mendengarkan penyampaian bahaya covid 19 oleh Bupati Boltim Sehan Landjar.(yudi/seputarsulutnews.co)

SUARASULUT.COM,BOLTIM–Setelah Kecamatan
Kotabunan, Tutuyan, Pemerintah Bolaang Mongondow Timur (Boltim) dipimpin Bupati Sehan Landjar, kembali lakukan sosialisasi terkait wabah virus corona Covid-19.

Selaku Ketua Tim Gugus Tugas, Bupati Sehan Landjar SH, kembali turun ke jalan masuk keluar lorong, lakukan sosialisasi di Kecamatan Modayag dan Kecamatan Motongkat, Minggu (12/4/2020) siang.

Tim Gugus Perbatasan Modayag-Moyongkota foto bersama Bupati Sehan Landjar (Kemeja Abu topi putih) dan Wakil Bupati (Jacket Kulit Hitam Baju Biru).(yudi/seputarsulutnews.co)

Di bawah terik matahari diperkirakan 60 derajat celsius, tak dihiraukan orang nomor satu di Boltim ini, demi keselamatan masyarakat Bolaang Mongondow Timur (Boltim).

Sehan, selaku ketua gugus tugas, siap bertanggung jawab untuk masyarakat Bolaang Mongondow Timur (Boltim) agar bisa beribadah di Masjid dan Gereja serta tempat-tempat ibadah, apabilah masyarakat Boltim tidak ada satupun terkena wabah ini.

“Saya jadi jaminannya kepada Pemerintah Pusat, untuk memohon Boltim aman dari wabah Corona dan meminta di izinkan rumah-rumah ibadah di aktifkan untuk masyarakat Boltim beribadah, serta bisa melakukan sholat tarwih dan eid selama bulan ramahdan,”aku Sehan

Sehan mengajak warga masyarakat mari kita bersama-sama mengikuti anjuran Pemerintah Pusat maupun Daerah, berdiam diri di rumah. Untuk sembako selama 2-3 bulan kedepan sudah di siapkan pemerintah untuk masyarakat Bolaang Mongondow Timur (Boltim).

Sosialisasi bahaya covid 19 di Desa Inaton Kecamatan Modayag Barat, oleh Bupati Boltim Sehan Landjar.(yudi/seputarsulutnews.co)

“Khusus masker sudah saya perintahkan kepada seluruh kepala desa (Sangadi) se-Boltim, untuk siapkan dan di bagikan kepada masyarakat di masing-masing desa,” tegas orang nomor satu di Boltim pada masyarakatnya.

Corona tidak mempunyai kaki untuk berjalan, torang yang kaki gatal pangba jalan tak tau dari mana dengan siapa torang bersentuhan, jadi so torang sandiri yang bekeng berkembang luas wabah ini, jadi marilah torang cegah sama-sama agar wabah ini tidak menyebar di Bolaang Mongondow Timur (Boltim) (“inggay don kita komintan Moru’kad Boltim dari wabah virus corona covid-19”).

Tambah orang nomor satu di Boltim ini, untuk masyarakat agar waspada sama orang baru apalagi dari luar daerah agar menjaga jarak, lakukan anjuran Pemerintah Physical Distansing dan Sosial Distansing, dan jangan lupa jaga kebersihan cuci tangan pakai sabun karena wabah ini lemah apa bila kita cuci tangan pakai sabun, virus ini langsung musnah.

“Apabila ada saudara anak-anak kita bersekolah di luar dan pulang kampung lakukan isolasi mandiri di rumah selama 14 hari dan jangan malu untuk melaporkan diri kepada tim gugus tugas atau di Puskesmas, lapor riwayat kita dari mana-mana demi keselamatan bersama serta Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) masuk zona hijau dan aman,” harap Sehan Landjar ayah dari Amalia Landjar.(yudi)

Tinggalkan Balasan