7.000 Warga Boltara Masuk Perluasan JKN, Pemkab Siapkan Bantuan Iuran Dua Bulan
Seputarsulutnews.co, Boltara — Sebanyak 7.000 penduduk Kabupaten Bolaang Mongondow Utara menjadi sasaran penambahan bantuan iuran Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) untuk periode November–Desember 2026.
Kebijakan tersebut ditandai dengan penandatanganan Addendum Rencana Kerja antara Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara dan BPJS Kesehatan Kantor Cabang Tondano di Kantor BPJS Kesehatan Kedeputian Wilayah X, Manado, Senin (26/10/2026).
Pelaksana Tugas Bupati Boltara, Moh. Aditya Pontoh, S.IP., menghadiri langsung agenda tersebut sebagai bagian dari koordinasi pemerintah daerah dalam memperluas perlindungan kesehatan masyarakat.
Penambahan kepesertaan mencakup kelompok Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP) yang didaftarkan oleh pemerintah daerah. Untuk mendukung program tersebut, Pemkab Boltara menganggarkan bantuan iuran bagi 7.000 jiwa selama dua bulan terakhir tahun 2026.
Perluasan ini diharapkan membantu meningkatkan akses masyarakat terhadap perlindungan kesehatan melalui program JKN. Namun, efektivitas pelaksanaannya tetap bergantung pada ketepatan pendataan penerima, kesiapan anggaran, serta kepastian status kepesertaan sesuai ketentuan BPJS Kesehatan.
Penandatanganan addendum tersebut turut dihadiri pimpinan DPRD Boltara, jajaran BPJS Kesehatan Cabang Tondano, dan pimpinan organisasi perangkat daerah.
Dengan penambahan tersebut, perhatian berikutnya tertuju pada pelaksanaan program di lapangan, terutama memastikan 7.000 penduduk yang menjadi sasaran memperoleh manfaat kepesertaan sesuai ketentuan yang berlaku.(***)
