Bukan Sekadar Habiskan APBD! Bupati Sangihe Pasang Target Baru Bagi ASN
Seputarsulutnews.co, Sangihe — Ada peringatan keras dari Bupati Sangihe Michael Thungari: program pemerintah tidak boleh hanya terlihat sibuk di atas kertas dan selesai setelah anggaran terserap.
Pernyataan itu menjadi sorotan dalam Apel Kerja Bersama ASN September 2026 di Lapangan Gelora Santiago, Selasa (1/9/2026).
Thungari meminta seluruh pimpinan perangkat daerah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja memasuki semester kedua tahun ini. Kendala yang ditemukan harus segera diidentifikasi dan ditindaklanjuti dengan langkah percepatan.
Targetnya jelas: program pemerintah harus menghasilkan dampak yang benar-benar dirasakan masyarakat.
Karena itu, koordinasi dan kolaborasi antar-OPD kembali ditekankan, bersamaan dengan pembenahan disiplin aparatur serta peningkatan mutu pelayanan publik.
Bukan hanya soal program, struktur aparatur juga ikut dibenahi. Bagian Organisasi bersama BKPSDM diminta melakukan pengkajian ulang analisis jabatan dan beban kerja.
Sementara seluruh perangkat daerah hingga kecamatan diminta aktif mengikuti asesmen Sistem Pemerintahan Digital berdasarkan Permenpan RB Nomor 8 Tahun 2026.
Langkah ini menjadi bagian penting menuju penyusunan Master Plan Pemerintahan Digital Sangihe 2026–2031.
Namun di tengah sorotan terhadap kinerja birokrasi, Sangihe punya alasan untuk tersenyum.
Kabupaten Kepulauan Sangihe berhasil menyabet Juara 1 North Sulawesi Investment Challenge (NSIC) 2026. Penghargaan tersebut diberikan kepada jajaran yang terlibat dalam tim NSIC, termasuk project owner dari RSUD Liun Kendage Tahuna.
Apel yang dipimpin Thungari, didampingi Wakil Bupati Tendris Bulahari dan Pj. Sekda Yohanes N. Pilat, juga menjadi momentum pemberian SK kenaikan pangkat bagi tiga ASN.
Pesannya pun semakin lengkap: prestasi diapresiasi, tetapi kinerja tetap dituntut—dan hasil akhirnya harus kembali kepada masyarakat.(***)
