Dari Ujung Perbatasan, 1.774 Siswa Sangihe Diuji! Bupati: Jangan Kalah dari Anak Kota!
Seputarsulutnews.co, Sangihe– Di tengah keterbatasan wilayah perbatasan, sebanyak 1.774 siswa SMP di Kabupaten Kepulauan Sangihe menghadapi ujian besar: Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang mulai digelar, Senin (6/4/2026).
Bupati Sangihe, Michael Thungari, turun langsung membuka dan meninjau pelaksanaan ujian di SMP Negeri 2 Tahuna. Di hadapan para siswa, ia menyampaikan pesan tegas yang membakar semangat.
“Kita boleh jauh, tapi kemampuan tidak boleh kalah dari anak-anak di kota!” serunya.
Pesan itu bukan tanpa alasan. Thungari menilai TKA menjadi titik penentu bagi generasi muda di daerah perbatasan untuk membuktikan diri mampu bersaing di tingkat provinsi hingga nasional.
Namun di balik pelaksanaan ujian, ada tantangan serius yang mengintai. Pemerintah daerah harus berpacu dengan waktu karena rencana pemadaman sinyal pada 16 April.
“Semoga semua bisa selesai sebelum itu,” ujar Thungari. Bupati juga memberi peringatan keras kepada Dinas Pendidikan agar tidak ada gangguan teknis selama ujian berlangsung.
“Perangkat yang bermasalah jangan dipakai. Jangan sampai siswa dirugikan!” tegasnya.
Lebih jauh, Thungari menyoroti pentingnya pemerataan pendidikan, terutama bagi siswa di wilayah kepulauan dan perbatasan yang selama ini menghadapi keterbatasan akses.
Menurutnya, keberhasilan TKA bukan sekadar soal nilai, tetapi tentang masa depan generasi Sangihe menuju Indonesia Emas 2045.
Di sisi lain, Wakil Bupati Tendris Bulahari juga melakukan peninjauan serupa di SMP Negeri 1 Tahuna, memastikan pelaksanaan TKA berjalan serentak dan optimal.
Di tengah keterbatasan dan ancaman gangguan jaringan, ribuan siswa Sangihe kini sedang bertarung, bukan hanya dengan soal ujian, tetapi juga dengan keadaan.(***)
