45 Anggota DPRD Sulut Segera Turun ke Dapil, Sekretariat Dewan Siapkan “Pasukan Pendamping”
Seputarsulutnews.co, Manado – Menjelang turunnya 45 anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara ke daerah pemilihan untuk menyerap aspirasi masyarakat, Sekretariat DPRD Sulut bergerak cepat memperkuat barisan internal melalui pembekalan khusus bagi staf pendamping.
Pelaksana Tugas Sekretaris DPRD Sulut, Niklas Silangen, memimpin langsung kegiatan tersebut sebagai upaya memastikan agenda reses 45 anggota DPRD Sulut berjalan tertib, maksimal, serta sesuai prosedur.
Kegiatan pembekalan diikuti seluruh staf Sekretariat DPRD Sulut, baik Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Dalam arahannya, Silangen menegaskan staf pendamping memiliki peran penting sebagai penghubung antara pimpinan dan anggota dewan dengan masyarakat maupun pemerintah di tingkat desa dan kelurahan.
Menurut Silangen, staf pendamping tidak hanya berfungsi sebagai pengikut kegiatan pimpinan dewan, tetapi juga menjadi jembatan administrasi sekaligus fasilitator utama yang memastikan seluruh agenda di daerah pemilihan berjalan tertata dan terdokumentasi dengan baik.
“Staf pendamping harus memahami tata cara berinteraksi, baik saat bertemu masyarakat maupun saat berkoordinasi dengan pemerintah wilayah di tingkat kelurahan dan desa,” tegas Silangen di hadapan peserta pembekalan.
Dalam kegiatan tersebut, Sekwan turut didampingi Kepala Bagian Persidangan Sekretariat DPRD Sulut, Drs. Jahja Paulus Rondonuwu M.Si, serta pejabat pengadaan dan pejabat fungsional lainnya.
Kehadiran unsur tersebut menandakan fokus Sekretariat DPRD Sulut terhadap aspek akuntabilitas pelaksanaan reses, mulai dari mekanisme persidangan hingga pertanggungjawaban administrasi dan logistik kegiatan di lapangan.
Sebanyak 45 anggota DPRD Sulut dijadwalkan segera turun ke daerah pemilihan masing-masing untuk menyerap aspirasi masyarakat. Kesiapan staf pendamping diharapkan menjadi kunci agar setiap masukan warga dapat tercatat rapi dan selanjutnya diperjuangkan dalam agenda kedewanan.(***)
