Wabup Deddy Ikuti Forum Investasi Sulut 2025
SEPUTARSULUTNEWS.CO, BOLSEL– Wakil Bupati Deddy Abdul Hamid mengikuti giat North Sulawesi Investment Forum (NSIF) 2025 yang dilaksanakan di Hotel Four Points Manado. Forum ini diselenggarakan oleh Bank Indonesia Perwakilan Sulut bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.
Dengan mengangkat tema “Towards Golden Indonesia 2045: Promoting Inclusive and Sustainable Economic Growth through High-Quality Investment in North Sulawesi”, NSIF 2025 bertujuan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui peningkatan investasi berkualitas dan sinergi lintas sektor.
Wabup Deddy menyebut Gubernur Sulut yang diwakili Asisten Administrasi Umum Sekprov Sulut Dr. Fransiskus Manumpil, menyampaikan harapan agar forum ini mampu menjadi motor penggerak peningkatan investasi daerah, mendorong digitalisasi layanan pemerintahan, serta memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, perbankan, pelaku usaha, dan mitra global.
Top eksekutif ini lalu menegaskan dukungan penuh atas forum ini serta membuka peluang kerja sama yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi Bolsel.
“Kami sangat mendukung inisiatif ini. Bolsel siap bersinergi dalam menciptakan iklim investasi yang sehat, terutama dalam bidang yang mendukung transformasi digital pemerintahan dan sektor strategis daerah,” ujar Wabup Deddy.
Dalam acara ini, Kepala Perwakilan BI Provinsi Sulut Joko Supratikto dalam sambutannya mengatakan pertumbuhan ekonomi Sulut per tahun mencapai 5,64%, lebih tinggi dari rata-rata nasional. Ia menekankan pentingnya investasi sebagai penggerak utama pertumbuhan menuju target 6–7% di tahun 2025 sebagaimana tercantum dalam RPJMD Provinsi Sulut.
Sebagai informasi, dalam kegiatan juga dilakukan penandatanganan Letter of Intent (LoI) dari investor global, komitmen perdagangan UMKM dengan mitra luar negeri, serta penyerahan kartu kredit Indonesia dari Bank SulutGo kepada para kepala daerah sebagai bagian dari dukungan terhadap sistem pembayaran digital pemerintah daerah.
NSIF 2025 dihadiri oleh perwakilan pemerintah pusat, delegasi negara sahabat, Forkopimda, serta para kepala daerah se-Sulawesi Utara.(***)
