Pemdes Wioi Tiga Laksanakan Rembug Stunting
Mitra.Seputarsulutnews.co.- Pemerintah Desa (Pemdes) Wioi Tiga kecamatan Ratahan Timur (Ratim) kabupaten Minahasa tenggara melaksanakan kegiatan Rembug Stunting untuk membahas permasalaha Stunting serta mengantisipasinya. Kegiatan rembug Stunting tersebut dilaksanakan hari ini, Senin (8/7) bertempat di BPU Desa Wioi Tiga.
Rembug Stunting di Desa tersebut dipimpin oleh ketua BPD Desa Wioi Tiga Noldy Pungalo dan dihadiri oleh Kepala Kecamatan (Camat) Ratahan Timur Franky Ngongoloy ST, Hukum Tua Jufri Timpal, Pendamping Desa dan Pendamping lokal Desa, Puskesmas Ratim, Anggota BPD, Perangkat Desa, Kader Desa, KKN Unsrit Tomohon serta undangan lainnya.
Pungalo ketika dikonfirmasi media mengatakan bahwa Rembug Desa Wioi Tiga merupakan kewajiban sebagimana yang diamanatkan dalan permendagri. Untuk perlu dilakukan rembuk membahas apa apa yang perlu dibahas untuk dimasukan dalam ADBDes tahun 2025 mendatang.
Sementara itu Hukum Tua Desa WioiTiga Jufri Timpal mengatakan bahwa Pemdes berterimah kasih kepada BPD yang telah berupaya melakukan kegiatan Rembug Stunting guna membahas program tahun depan didalamnya bagiamana menganggarkan kegiatan stunting di tahun 2025 mendatang.
Ditambahkan Timpal, bahwa program tahun depan merupakan program yang memprioritaskan percepatan penurunan Stunting.
“Untuk itu yang hadir saat ini kami memprioritaskan program bagaiman menurunkan angka Stunting di Desa Wioi Tiga, diantaranya dengan memberikan asupan gizi yang cukup kepada para ibu hamil, remaja Putri serta anak balita,” ujarnya.
Camat Ratim Franky Ngongoloy ST, mengatakan bahwa saat ini Pemeritah Pusat, pemerintah Propinsi Sulut, bahkan kabupaten Mitra terus menurunkan angka Stunting termasuk di daerah kita terutama di Kecamtan Ratim. untuk itu Pemkab, Pemerintah kecamatan Ratim terus mengoptimalkan proses penurunan angka Stunting di Kecamatan Ratim termasuk di desa Wioi Tiga.
Diapun berharap dengan dilaksanakan Rembug Stunting ini, Desa Wioi Tiga akan terbebas Stunting tahun 2025 karena semua kebutuhan Stunting akan dibahas dan dimasukan dalam RAPBdes 2025 dan pasti akan tertata dalam anggaran Dana Desa tahun 2025.
“Harapan Kami, kiranya anak anak kita akan terbebas dari Stunting, kita terus berdoa dan berharap tahun depan upaya kita bisa terwujud Desa Wioi Tiga akan terbebas dari Stunting, karena anggaran penambah imun atau nutrisi bergizi akan tertata dalam Dana desa tahun 2025 mendatang,” pungkasnya.
