Siltap Tidak Kunjung Terbayar, Puluhan Kades Ancam Segel Kantor BKAD Halut
HALMAHERA UTARA — Miris yang dialami para anggota Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) di Halmahera Utara yang tidak kunjung dibayarkan hak Penghasilan Tetap (Siltap). Para Kades itu terpaksa ancam akan menyegel dan menggelar aksi di kantor Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Halmahera Utara, pada hari Kamis (21/12/2023).
Dari data yang didapat media ini, menyebutkan, Puluhan Kepala Desa yang tergabung di (APDESI) Halut pada Rabu 02, Desember sekira Pulul 15.00 WIT merundingkan rencana mereka di depan Kantor BKAD Halut karena belumya terbayarkan Hak-hak mereka berupa Penghasilan Tetap (Siltap) Kades.
Hingga hari ini, Kamis Belum ada kejelasan tentang hak-hak para Kepala Desa.
“Kita akan mengkoordinir seluruh Kepala Desa untuk sama-sama hadir dalam menuntut hak-hak kita. Hari ni yang kita tau harus sudah cair Siltap kita, cukup toleransi kita selama ini. Kita juga sudah berusa ketemu Pak Bupati dan Ketua DPRD untuk meminta kejelasan pembayaran Siltap. Jawaban mereka sama, tetap akan dibayarkan, ” ungkap Ketua APDESI Halmahera Utara, M. Iksan Madu, SH yang merupakan Kepala Desa Rawajaya.
“Jika kedatangan kita tidak di respon atau tetap tidak ada pembayaran, maka terpaksa kita akan menyegel kantor BKAD Halut dan akan anarkis,” ucap salah Satu Kepala Desa.
Disisi lain Kepala Desa Mamuya menjelaskan, “selama ini kita semua sudah bersabar dengan tidak adanya pembayaran, dan tetap kita bekerja sesuai aturan. Itu kita lakukan demi menutupi marwah pemerintah Daerah dimata masyarakat. Jadi mohon pengertiannya kepada Pimpinan Daerah ini, ” tutupnya.
Hingga saat berita ini di turunkan, belum ada keterangan dari pihak BKAD Halut menyangkut hak-hak Kepala Desa Se-Halmahera Utara ini. (Oke)
