HUT ke-19 Boltara, Masa Depan Daerah Dipertaruhkan
Seputarsulutnews.co, Boltara– Ketika banyak daerah sibuk merayakan usia, Bolaang Mongondow Utara justru memilih mengingat luka perjuangan bahwa daerah ini berdiri dari pengorbanan, bukan hadiah.
Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara) di Lapangan Kembar Boroko, Jumat (23/5/2026), bukan sekadar seremoni tahunan. Momentum ini berubah menjadi panggung refleksi besar tentang perjuangan, persatuan, dan masa depan daerah.
Bupati Boltara Dr. Sirajudin Lasena, SE, M.Ec.Dev yang bertindak sebagai Inspektur Upacara menegaskan bahwa perjalanan Boltara selama 19 tahun penuh dengan tantangan yang tidak ringan.
Di hadapan peserta upacara, Sirajudin secara khusus menyampaikan penghormatan mendalam kepada para presidium pemekaran Kabupaten Boltara.
Menurutnya, tanpa perjuangan para tokoh tersebut, daerah yang kini terus berkembang itu mungkin tidak akan berdiri seperti sekarang.
Sejarah lahirnya Boltara kembali dibacakan dalam upacara sebagai pengingat bahwa pembangunan daerah tidak pernah hadir secara instan.
Berbagai keterbatasan, hambatan, hingga dinamika pembangunan disebut berhasil dilewati melalui semangat gotong royong masyarakat.
Bupati juga menyoroti berbagai capaian pembangunan yang telah dirasakan masyarakat, mulai dari pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, ekonomi kerakyatan, pertanian, perikanan, hingga pengembangan sumber daya manusia.
Namun di balik perayaan, Sirajudin menyampaikan pesan tegas: persatuan harus tetap dijaga. Ia mengingatkan bahwa perbedaan tidak boleh menjadi sumber perpecahan, melainkan kekuatan untuk saling melengkapi demi masa depan Boltara.
Sejumlah pejabat lintas daerah dan unsur Forkopimda tampak hadir dalam upacara tersebut, termasuk perwakilan pemerintah provinsi, unsur TNI-Polri, legislatif, lembaga vertikal, tokoh adat, tokoh agama, presidium pemekaran, insan pers, serta masyarakat.(***)
