Mei 29, 2026

Gunung Dukono Meletus di Halmahera Utara, Semburan Abu Vulkanik Setinggi 550 Meter

0
Keadaan Kota Tobelo Saat Gunung Dukono Menyemburkan Abu, Keadaan Mobil Diselimuti Abu Vulkanik.(foto:Oke)

HALMAHERA UTARA – Lagi – lagi Gunung Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara Erupsi pada (08/10/2023) Pukul 14:27 WIT dengan tinggi kolom abu teramati ± 600 m di atas puncak (± 1.829 m di atas permukaan laut). Kolom abu teramati berwarna putih, kelabu, hingga hitam dengan intensitas tebal condong ke arah timur sesuai arah angin.

Hal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Halmahera Utara
Hentje Hetharia, S. Hut.

“Ancaman bahaya Letusan Gunung Dukono saat ini belum mengancam penduduk setempat, jarak titik kegiatan dengan penduduk kurang lebih 10. -15 kilo meter terdekat dari puncak gunungapi dukono,” ungkapnya.

Ditambahkanya, “Saat ini Gunung Dukono berada pada Status Level II (Waspada) dengan rekomendasi: (1) Masyarakat di sekitar G. Dukono dan pengunjung/wisatawan agar tidak beraktivitas, mendaki, dan mendekati Kawah Malupang Warirang di dalam radius 2 km. (2) Mengingat letusan dengan abu vulkanik secara periodik terjadi dan sebaran abu mengikuti arah dan kecepatan angin, sehingga area landaan abunya tidak tetap, maka direkomendasikan agar masyarakat di sekitar Gunung Dukono untuk selalu menyediakan masker/penutup hidung dan mulut untuk digunakan pada saat dibutuhkan guna menghindari ancaman bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan,” tutur Kalaksa BPBD Halut saat dihubunggi Media ini.

Dengan adanya letusan Gunung Dukono, di Kota Tobelo, Halmahera Utara terdengar suara gemuruh akibat gempa vulkanik akibat aktifitas Gunung saat menyemburkan abu. Di Kota Tobelo juga mengalami hujan abu vulkanik. Informasi dari BMKG juga sudah disampaikan kepada para Camat dan Kepala Desa se Kabupaten Halmahera Utara.

Penulis: Eko Putra Septiyanto.

Tinggalkan Balasan