Pelantikan Pengurus YJI Sulut dan Manado, Simak Disampaikan Wagub Kandouw

oleh -28 views

Manado- Dari 2,6 Juta penduduk di Sulut, masalah penyakit diabetes melitus nomor satu, hipertensi masuk 3 besar dan penyakit jantung juga masuk 3 besar. Dengan kata lain seperti target Presiden tahun 2025 Indonesia sehat, kita disini harus kerja keras, karena untuk beban satu Indonesia BPJS dalam masalah sakit jantung itu Rp9 miliar.

“Seluruh komponen masyarakat, stekholder kesehatan harus bersama-sama terlibat dalam menyampaikan perlunya kita dalam beraktivitas menerapkan pola hidup sehat,” kata Wakil Gubernur Drs Steven OE Kandouw, saat pengukuhan Pengurus Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Provinsi Sulawesi (Sulut) masa bakti 2021-2026 dan Kota Manado masa bakti 2022-2027 di ruang CJ Rantung Kantor Gubernur Sulut, oleh Ketua Umum YJI Esti Nurjadin Kamis (22/09/2022).

Wagub Kandouw memberikan apresiasi YJI dengan tujuan luhurnya membantu Pemerintah, masyarakat selalu mengingatkan melakukan pola dan gaya hidup sehat agar terhindar dari adanya penyakit jantung.

Ketua YJI Cabang Sulut, dr Kartika Devi Tanos MARS, menuturkan siap mengkampanyekan program kesehatan jantung dan pembuluh darah kepada masyarakat melalui panca usaha jantung.

“Kami mengkampayekan program kesehatan jantung dan pembulu darah untuk menekan angka kasus penyakit jantung, di daerah ini,”tegas dr Devi.

“Sinergitas pemerintah akan selalu berjalan. Yayasan jantung indonesia adalah mitra pemerintah mengembangkan program pembangunan dan kesejahteraan kesehatan,” pungkas dr Kartika Devi Tanos, MARS.

Ketua Umum YJI, Esti Nurjadin mengatakan awal mula berdirinya YJI seorang anak bernama Dewi Sartika memerlukan alat pacu jantung dengan keterbatasan dana terpaksa para dokter bersepakat mengumpulkan dana dibantu oleh segenap donatur.

“Sejak itulah mereka memikirkan bagaimana anak-anak lain jika memiki penyakit seperti Dewi Sartika, kekurangan dana dari situlah mereka memutuskan untuk membentuk Yayasan Jantung Indonesia,” ungkap Esti Nurjadin.

“Seiring dengan perkembangan zaman kita sudah memiliki BPJS kita tidak hanya mengurusi bantuan kuratif saja, sebaliknya di situ kita hadir bersama masyarakat untuk menurunkan angka penyakit jantung. Karena sudah diketahui mayoritas penyakit jantung koroner lebih dari 80% bisa dihindari karena itu merupakan penyakit lifestyle,” terang Esti Nurjadin.

Pada kesempatan juga turut dilakukan pelantikan Ketua YJI Cabang Manado dr dr Merry Sualang-Mawardy menyampaikan terima kasih pada Ketua Ketua Umum YJI, Esti Nurjadin dan Ketua YJI Cabang Sulut, dr Kartika Devi Tanos, MARS atas kepercayaan yang diberikan.(wal/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.