April 18, 2026

Hebat, Hitungan Jam, Transaksi di Misi Dangang dan Investasi Capai 81 Miliar

0
IMG_20220825_130432_800x600

Manado– Provinsi Sulawesi Utara di bawah kepemimpinan Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw, terus mandi prestasi.

Kamis (25/08/2022) Pemprov Sulut dan Provinsi Jawa Timur menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) terkait Misi Dagang dan Investasi.

Wagub Kandouw memberi apresiasi tinggi kepada Pemprov Jawa Timur, khususnya Gubernur Khofifah Indar Parawangsa telah memilih Sulut mitra Misi Dagang dan Investasi.

Lanjut Wagub, nisi Dagang dan Investasi ini memberi dampak positif pada hubungan antar dua daerah guna meningkatkan jejaring konektivitas dalam rangka memasarkan hasil produk daerah Sulut ke Jatim, sehingga mitra dagang ini menjadi penting untuk dirawat dan dipertahankan.

Wagub Kandouw pun memberi garansi untuk Misi Dagang dan Investasi Sulut dan Jatim akan sukses, karena Sulut merupakan daerah yang aman dan nyaman.

Wagub Kandouw juga mengatakan tingkat kemiskinan Sulut jauh di bawah Propinsi lainnya di pulau Sulawesi. Demikian pula tingkat pertumbuhan ekonomi Sulut berada di atas rata-rata pertumbuhan nasional, meskipun berada dalam kondisi Covid-19.

Sulut juga menjadi daerah ketiga paling bahagia, daerah harmoni serta memposisikan jender pada strata birokrasi.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawangsa mengatakan, Misi Dagang dan Investasi Jatim ke Sulut, dilakukan sebagaimana halnya pada daerah lain.

“Berbagai potensi produk daerah saling kita pasarkan. Ini merupakan potensi yang harus kita ambil. Kalau tidak, justru akan diambil negara lain,” tegas Gubernur Khofifah.

Dikatakan transaksi produk perdagangan dibuka, tren transaksi antara Jatim dan Sulut tembus Rp81 miliar hingga Kamis (25/08/2022), pukul 12.00 wita.

Gubernur Khofifah berharap, momentum Misi Dagang dan Investasi antar dua daerah (Jatim-Sulut) tetap dijaga dan dipertahankan.(wal)

Tinggalkan Balasan