April 21, 2026

Sekolah Di Tutup dan PTMT Dihentikan Jika Sekolah Melanggar Prokes

0

EVALUASI: Pemerintah Kota Manado melakukan pertemuan evaluasi Vaksinasi di kalangan Remaja.(foto:agung)


SUARASULUT.COM-MANADO, Pemerintah Kota Manado melakukan pertemuan evaluasi Vaksinasi di kalangan Remaja. Pertemuan tersebut  hadiri oleh Walikota dan Wakil Walikota Manado diwakili oleh Assisten 1 Heri Saptono di dampinggi oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Manado Dr Daglan Walangitan MPd, Kepala Dinas Kesehatan Kota Manado dr Joy Sakeon, Kasat Satpol-PP Hanny Waworuntu, dan Tim Vaksinasi Manado Hebat Acindra Kapita, Kepala Kecamatan Se- kota Manado dan Kepala Sekolah SMP Kota Manado. Pertemuan tersebut dilaksanakan Aula Pemkot Manado. Senin,(01/11).

Dalam pembahasan tersebut bagaimana cara untuk melakukan genjotan Vaksinasi khusus tingkatan remaja terutama anak sekolah. Sebelum penjelasan dari salah satu tim Satgas Covid Kota Manado Kasat Satpol-PP Hanny Waworuntu bahwa mengecek daftar hadir Kepala Sekolah yang hadir tidak capai 50% yang hadir dalam pertemuan yang di undang langsung oleh Sekretaris Kota Manado,” undangan pertemuan ini tertulis langsung di buat oleh pak Sekot, tetapi banyak juga sekolah yang tidak hadir untuk mengikuti kegiatan. Jangan lagi tim satgas melakukan sidak dan memberikan pernyataan bahwa tidak ada pemberitahuan di sekolah.” tegas Kasat dalam pertemuan.

Lanjut Waworuntu, bahwa tim satgas Covid-19 Kota Manado akan melakukan sidak mendadak di sekolah yang sudah melakukan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT). Tujuan sidak tersebut untuk selalu mengecek bahwa sekolah  selalu memperhatikan Protokol Kesehatan sesuai prosedur. “Jika tidak sesuai prosedur bahwa tim satgas bisa melaporkan kepada Pemerintah Kota Manado bahwa untuk Kegiatan PTMT bisa di hentikan.” Tambah Waworuntu. Lanjutnya salah satu pengecekan jumlah siswa sudah di Vaksin dan belum melakukan Vaksinasi,” jika kedapatan ada siswa melakukan aktivitas di lingkungan sekolah belum di vaksin,akan di tindak lanjuti dan ditanyakan kenapa siswa tersebut belum di vaksin apakah mempunyai penyakit penyertaan atau belum di ijinkan orang tua.” Tuturnya.

Dalam hal tersebut di tambahkan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Manado Dr Daglan Walangitan bahwa aktivitas disekolah terbatas hanya 25% untuk siswa yang melakukan PTMT, dan hanya menggunakan 1 sift. Dan juga siswa yang masuk sudah kurang lebih 70% yang sudah melakukan vaksinasi, ” Sebelum Pelaksanaan PTMT bahwa pihak sekolah sudah mempunyai Tim Satgas Covid khusus sekolah, dan siswa tersebut sudah mendapatkan persetujuan dari orang tua dan jika tidak mendapatkan persetujuan bahwa melakukan pembelajaran secara Daring. ” Terang Walangitan.

Kunci Walangitan pihak sekolah akan mengambil nama dan alamat siswa yang belum di vaksinasi, kemungkinana jikalau orang tua nantinya belum merespon dari pertanyaan orang tua mungkin akan bekerja sama dengan tim vaksinasi Manado Hebat atau pihak Kecamatan dan kelurahan bisa membantu dan melakukan follow up untuk pelaksanaan vaksinasi sesuai alamat mereka, ” mungkin kerja sama ini bisa membuat orang tua lebih percaya untuk melaksanakan vaksinasi. Tetapi jikalau tim satgas Covid mendapatkan sekolah tidak sesuai aturan,  bisa memberikan rekomendasi kepada Dikbud Manado untuk memberhentikan aktivitas PTMT di sekolah tersebut.” Tutup Kadis Dikbud.(AgungSugi)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Exit mobile version