April 17, 2026

Ini Alasan Dirut PD Pasar Terapkan Sistem Satu Pintu

0
IMG-20200828-WA0007

SUARASULUT.COM, MANADO — Direktur Utama (Dirut) PD Pasar Manado Stenly Suwuh angkat bicara terkait adanya sistem satu pintu yang akan diterapkan pihaknya.

Menurut Stenly, sistem satu pintu ini sesuai dengan permintaan sejumlah distributor bawang batang, agar mempermudah distribusian bawang batang ke pedagang. Bukan hanya distributor saja, bahkan ada pedagang pasar pun yang ingin sistem ini diterapkan secepatnya.

“Apa yang akan kami terapkan ini, sesuai dengan permintaan para distributor dan pedagang juga. Yahh namanya, persaingan dagang tentu pasti ada suka dan tidak suka,” ucap Stenly, saat dihubungi suarasulu.com, Kamis 27 Agustus 2020.

Stenly juga menjelaskan, ada sekitar 15 distributor bawang batang terdaftar di PD Pasar, namun belum semua mengantongi izin lahan tampung.

Bukan hanya itu saja, bahkan bahan pokok ini pun harganya tidak semua stabil, dikarenakan ada penampung yang membanting harga. “Contohnya seperti distributor rica atau tomat. Ketika tiba di manado langsung ditampung oleh agen yang kemudian di ambil pedagang untuk dijual dengan harga yang tentunya sudah diterapkan oleh pihak agen itu sendiri.

Nah, bawang batang ini pun terjadi seperti itu, bahkan ada yang harganya tidak sesuai dengan yang dijelaskan sejumlah distributor bawang batang yang menolak adanya sistem satu pintu tersebut,” jelasnya.

Sejumlah orang ini, Lanjut Stenly, ketika memasok bahan pokok itu, menggunakan sistem pembayaran dibelakang. “Mereka pasok dulu ke pedagang yang sudah menjadi langganan dengan harga yang ditentukan, lalu dari pedgaang suplay kembali pedagang lain. Hal ini mungkin yang menimbulkan kecemburuan dari pedagang sehingga ada juga yang mendukung sistem satu pintu untuk diterapkan, dan ada juga yang menolaknya,” katanya.

Sebelumnya, hal ini sudah terlebih dahulu diketahui oleh Tim Penegendali Inflasi Daerah (TPID) Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi dan Kota Manado, ketika turun lapangan sekitar bulan yang lalu. Saat mereka menyampaikan hal ini, pihak kami bergerak untuk memperbaiki semuanya agar bisa stabil kembali. “PD Pasar menerapkan sistem satu pintu agar semua harga bisa terkontrol. Bahkan, kamipun berkerja sama dengan pihak perbankan yakni Bank Mandiri, yang tengah siap memberikan pinjaman tanpa agunan kepada para pedagang. Selain itu, kami juga mempermudah dengan cara meminta mereka agar bisa mengurus izin lapak untuk berjualan sendir dengan aman, tapi tidak untuk dijual kesiapapun, karena jika ketahuan pihak pasar akan menarik kembali,” tambah Stenly.

Kembali Stenly menegaskan, hanya satu dua orang saja dengan sejumlah pedagang yang menolak sistem satu pintu ini, yang lain itu mendukung. (Sandy)

Tinggalkan Balasan