April 30, 2026

148 Petugas PPDP Dilantik, Ini Ditekankan Komisioner KPU Bolsel

0
IMG-20200716-WA0103

SUARASULUT.COM, BOLSEL- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), resmi melantik 148 Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) untuk Pemilihan Serentak Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) serta Bupati dan Wakil Bupati Bolsel Tahun 2020, Rabu (15/07/2020).

Ketua KPU Bolsel Stanley Eskolano Kakunsi mengatakan 148 PPDP ini akan mulai turun 18 Juli 2020.
Ia menjelaskan, PPDP nanti akan bertugas melakukan pencocokan dan penelitian data (Coklit) pemilih.

“Nantinya, PPDP akan mendata masyarakat yang telah memenuhi syarat untuk memilih,” ujarnya.

Kakunsi mengaku sebelum melakukan tugasnya di lapangan, para petugas PPDP ini sudah terlebih dahulu menerima beberapa materi dari bimtek.

“Mereka sudah dapat materi dulu dan bimbingan teknis, agar ketika turun sudah tahu tugas-tugasnya,” tegasnya.

Selain itu, guna memutus mata rantai penyebaran virus Corona, petugas PPDP juga terlebih dahulu melakukan rapid test.

Dari hasil rapid test semuanya non reaktif, jadi masyarakat tidak perlu khawatir ketika didatangi petugas PPDP,” ungkapnya.

Bukan Hanya itu, petugas PPDP juga akan dilengkapi dengan masker, sarung tangan, dan Faceshied sesuai dengan instruktur KPU RI. Menciptakan Pilkada tanpa Virus Corona.

Senada Fijay Bumulo, Komisioner KPU yang membidangi devisi Teknis Penyelenggaran, SDM, Partisipasi Masyarakat (Parmas) usai kegiatan menyampaikan, pelantikan dipercepat karena dalam waktu dekat para petugas PPDP akan segera turun lapangan mendata pemilih.

“Tugas dan fungsi dari PPDP mendatangi masyarakat secara door to door. Mereka akan melakukan Pencocokan dan Penelitian (Coklit) Data Pemilih mulai Tanggal 15 Juli hingga 13 Agustus mendatang dan tersebar di seluruh wilayah Bolsel berdasarkan jumlah TPS sudah ditetapkan,” ujarnya.

Jay berharap, masyarakat dikunjungi petugas PPDP nantinya bisa bersikap kooperatif dengan menunjukan KTP Elektronik dan Kartu Keluarga.

“Dalam proses pemuktahiran data pemilih ini, para petugas kami tetap menjalankan protokol kesehatan,” tegasnya.

Kegiatan tersebut lanjutnya, turut dihadiri komisioner KPU RI Ilham Saputra, selaku koordinator Divisi SDM Partisipasi Masyarakat (Parmas) dan juga seluruh komisioner KPU Provinsi dibuka Ketua KPU Provinsi Sulut Dr. Ardiles Mewoh.(jamal)

Tinggalkan Balasan