Agustus 23, 2026

Lalandos Waruis Yakin, Owu Justru Tersenyum

0
IMG-20200603-WA0065

SUARASULUT.COM, MITRA – Penantian masyarakat khususnya jajaran aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), terkait sosok birokrat yang bakal menduduki jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) sebentar lagi terjawab.

Tiga kompetitor memiliki peluang yang sama menunggangi DB 6 J yang merupakan jabatan tertinggi dalam karir birokrasi yaitu David Lalandos, Djellyo lolo Waruis dan Piether Owu.

Terkait hasil yang nantinya diumumkan Pansel, beragam tanggapan diberikan para kandidat yang merupakan cermin dari karakter kepribadian masing-masing calon Sekda tersebut.

Sifat optimis ditunjukan David Lalandos, dengan candaan yang khas setiap berjumpa awak media dirinya mengaku sangat yakin dengan hasil yang akan diumumkan Pansel.

“Sangat optimis. Modal saya, pertama sudah dipercayakan menjadi Plh kemudian diperpanjang lagi sebagai Plt Sekda Mitra,” ungkap David baru-baru ini.

Disisi lain, Djelly Waruis mengungkapkan, secara pribadi dia tentu sangat bersyukur proses dan tahapan seleksi boleh berjalan dengan baik tanpa ada kendala.

Waruis pun mengaku sangat optimis dengan hasil penilain Pansel. “Saya tentu optimis terhadap penilaian Pansel. Sebab proses seleksi sudah dilakukan sesuai dengan mekanisme yang ada,” ungkapnya.

Meski begitu Djelly berharap, penilaian Pansel mengedepankan faktor serta unsur objectivitas. “Tentu jujur, adil, betul-betul sesuai dengan apa yang mereka temui selama proses seleksi,” jelasnya.

Lain lagi dengan Piether Owu. Sifat tenang beribawa dan selalu senyum saat berjumpa wartawan, mengaku meski semua proses tahapan telah selesai, namun dirinya tak mau mendahului sang pencipta.

“Pertama tidak mendahului Tuhan. Yang kedua berterima kasih kepada Bupati James Sumendap selaku pejabat pembina kepegawaian. Berikut bersyukur dapat mengikuti semua tahap seleksi sampai selesai,” ungkap Ithe sapaan akrabnya.

Ditanya apakah dirinya optimis dengan hasil yang nantinya diumumkan Pansel, jebolan institut pemerintahan ini justru memilih tersenyum tanpa berkomentar sedikit pun. (Hensly)

Tinggalkan Balasan