Fero Worang: Kerja Keras Tak Menghianati Hasil
Fero Worang, Kepala Dinas Pertanian Mitra.
SUARASULUT.COM, RATAHAN – Lagi lagi raihan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) Kabupaten Minahasa Tenggara lewat tangan dingin Bupati James Sumendap SH, menuai apresiasi.
Fero Worang, Kepala Dinas Pertanian (Distan) Minahasa Tenggara menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bupati James Sumendap,SH dan jajarannya atas keberhasilan menyabet WTP 5 kali secara beruntun.
Mantan Camat Ratahan ini menyebutkan, banyak torehan prestasi membanggakan diraih Bupati James Sumendap selama menahkodai daerah ini. Berbagai keberhasilan ini tentu tak hanya menjadi kebanggaan jajaran pemerintah, akan tetapi kebanggan dari seluruh rakyat Mitra.
“Semua bangga dengan capaian Minahasa Tenggara. Tak hanya pembangunan yang di reparasi total. Birokrasi sampai sistem keuangan juga dipoles. Nah, hasilnya bukan rahasia lagi luar biasa membanggakan meraih WTP,” puji Worang.
Lebih bangga lagi, lanjut Worang, tatkala sang gladiator ibarat merajut benang sutera menjadi rajutan kain yang indah. Artinya, dalam mengelola pemerintahan, Bupati seperti menganyam sutera dari bagian yang terpisah dan tak berbentuk, menjadi suatu anyaman yang indah, lembut dan sedap dipandang mata.
“Itulah aristek birokrasi yang handal. Meski tak semudah membalikkan telapak tangan, beliau mampu menunjukkan bahwa Minahasa Tenggara bisa melakukan lompatan jauh, asalkan selalu bergandengan tangan dalam satu visi dan misi kinerja cepat membangun daerah,” tutur Worang.
Senada dengan Kadis Kominfo Piether Owu, Worang mengaku banyak belajar dari kepemimpinan Bupati James Sumendap. Ia sangat yakin ketika berada di garda depan sebagai jajaran yang siap melayani masyarakat, tentunya ia siap menjalankan tugas dan tanggungjawab sebagaimana yang diamanatkan.
“Banyak hal yang saya dapatkan dari beliau. Kepemimpinan dan prestasi bupati, patut menjadi teladan serta kebanggaan seluruh masyarakat Minahasa Tenggara,” tuturnya.
Diakhir kata, Worang mengaku bangga pengelolaan birokrasi terukur, menciptakan iklim pengelolaan keuangan yang baik. “Bupati tak kompromi bagi penyalahgunaan pengelolaan keuangan. Makanya, semua berjalan sesuai dengan koridor yang berlaku. Ada istilah mengatakan kerja keras tak menghianati hasil,” kunci Worang.(Hensly)
