13 Tahun Mitra dan Kepemimpinan JS Dimata warga
SUARASULUT.COM,RATAHAN- Menapaki usia 13 tahun pada 23 Mei 2020 mendatang, sangat terlihat jelas perkembangan Kabupaten Minahasa Tenggara diberbagai sektor. Daerah pemekaran yang dianggap masih remaja ini bahkan mengungguli Kabupaten/Kota yang lain.
Daerah yang dihuni tiga sub etnis besar yaitu Tonsawang, Pasan dan Ponosakan yang tersebar di 12 kecamatan dan 144 desa/kelurahan ini lewat tangan dingin Bupati James Sumendap SH, menjadi sangat berbeda dibandingkan dengan era pemerintahan sebelumnya. Secara bertahap Bupati yang dijuluki Sang Gladiator ini menata kembali seluruh sektor, mulai dari pengelolaan keuangan dan aset daerah yang awalnya disclaimer sampai secara beruntun meraih headtrick Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) BPK.
Tidak hanya sampai disitu, pelayanan publik dan pembangunan infrastruktur terus digenjot tanpa mengabaikan sektor lainnya dan semua berjalan seimbang. Satu persatu sektor pembangunan di Minahasa Tenggara mulai membaik. Diantaranya infrastruktur jalan dan jembatan perlahan mulai di poles, bidang pendidikan juga dimaksimalkan, struktur pemerintahan dibuat ketat dan tegas, sehingga menghasilkan birokrasi yang baik. Pertanian, perkebunan dan kelautan juga diperhatikan dengan baik. Bantuan alat pertanian dan alat untuk nelayan terus disiapkan setiap tahunnya.
Demikian halnya sektor pariwisata. Dimana objek wisata dikelola dan dipoles sedemikian bagusnya sehingga potensi wisata semakin dikenal masyarakat luas. Contoh Pulau Punten dan Pantai Lakban.
Tentunya, ini semua berkat hasil kerja keras leader hebat James Sumendap. Tangan dinginnya mampu membuat Minahasa Tenggara, daerah kecil di bagian Tenggara Sulawesi Utara, mampu bersaing dengan 14 kabupaten kota lainnya di bumi nyiur melambai.
“Pokoknya Bapak James Sumendap banyak beking Mitra jadi lebih bagus selama ini” kata Astried Liwe, warga Desa Kalait I jaga III Kecamatan Touluaan Selatan, Minggu (10/5/2020). Astried mengungkapkan, adalah satu keinginan besarnya untuk bertemu langsung dengan orang no 1 di Mitra ini.” Kalau diijinkan bertemu saya ingin menyampaikan secara langsung rasa terimakasih saya kepada beliau, mewakili teman teman mahasiswa Mitra yang menerima beasiswa untuk menyelesaikan studi ditingkat perguruan tinggi.” ujarnya.
Senada di sampaikan Youla Mokat warga Desa Lowatag jaga II Kecamatan Touluaan Selatan. Tak pernah terlintas dalam benaknya Mitra bisa sehebat saat ini, sampai kesejahteraan aparat desapun di perhatikan bahkan penghasilan tetap dan tunjangan perangkat desa dan BPDpun tertinggi di Sulut.” Bangga dengan Pak James Sumendap atas semua prestasi dan keberhasilannya selama ini,”ujarnya mengapresiasi.
Memasuki usia ke-13 tahun ini, mereka berharap Bupati James Sumendap didampingi Wakil Bupati Drs Jocke Legi, akan terus berkomitmen memajukan daerah, sehingga berbagai keberhasilan pembangunan yang dilakukan berimbas positif bagi daerah secara khusus untuk kesejahteraan masyarakat.
“Harapan kami, pembangunan terus dijalankan supaya eknomi semakin meningkat dan itu akan berdampak bagi kesejehteraan masyarakat,terlebih akses jalan ke Touluaan Selatan bahkan ke Desa Lowatag ungkap keduanya.
Bagi mereka, James Sumendap menjadi pemimpin andalan. Tak salah bila JS sapaan akrabnya disebut bapak pembangunan Minahasa Tenggara. Bahkan sebutan ‘gladiator’ juga tak meragukan karna kiprahnya sebagai seorang arsitek politik yang handal.
Tak sampai disitu, teranyar, prestasi membanggakan yang dicapai Bupati James Sumendap, yakni mendapat nilai tertinggi Monitoring Center For Prevention (MCP) KPK, banjir apresiasi. “Salut atas keberhasilan Bupati James Sumendap mencegah korupsi di Mitra,” sebut Ketua DPD KNPI Sulut Jackson Kumaat dan Sekretaris LAKRI Mitra Veppy Rambi.(Hensly)
