Juni 28, 2026

“Jangan Sampai Anak Manado Tertinggal!” Andrei Angouw Turun Tangan, Perang Total Lawan Stunting Dimulai

FB_IMG_1780482043118

Seputarsulutnews.co, Manado– Ancaman stunting tak lagi dianggap persoalan biasa Wali Kota Manado Andrei Angouw turun langsung mengingatkan bahwa kualitas generasi mendatang bisa runtuh jika pencegahan tidak dimulai sejak sekarang.

Pemerintah Kota Manado menunjukkan sikap tegas terhadap ancaman stunting. Wali Kota Andrei Angouw, didampingi Ketua TP-PKK Kota Manado Irene Angouw-Pinontoan, membuka langsung Sosialisasi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting, di Aula Serbaguna Kantor Wali Kota Manado, Rabu (3/6/2026).

Di hadapan camat, lurah, ketua lingkungan, kepala puskesmas hingga kader posyandu, Andrei menyampaikan pesan kuat: masa depan anak-anak Manado tidak boleh dikorbankan oleh persoalan gizi dan kesehatan sejak dini.

Mengusung tema “Bersama Cegah Stunting, Wujudkan Generasi Manado yang Sehat, Cerdas, dan Berkualitas Unggul,” kegiatan ini menjadi penguatan komitmen pemerintah daerah dalam menyiapkan generasi yang unggul dan kompetitif.

Andrei menegaskan, kualitas sumber daya manusia harus dibangun sejak masa kehamilan. Menurutnya, perhatian terhadap kesehatan ibu, perkembangan janin, hingga pemenuhan gizi anak menjadi kunci penting menciptakan generasi yang sehat dan cerdas.

“Generasi sekarang harus lebih baik dari generasi sebelumnya. Karena itu, pencegahan stunting menjadi bagian penting untuk mencetak generasi unggul,” tegasnya.

Tak hanya memberi arahan, Andrei juga meminta Ketua Lingkungan di seluruh Kota Manado bergerak aktif melakukan pendataan dan identifikasi, agar kasus stunting dapat dicegah sedini mungkin.

Targetnya jelas: angka stunting terus ditekan hingga Manado bebas kasus di masa depan.
Kegiatan ini turut dihadiri Sekda Kota Manado dr. Steaven Dandel, MPH, Asisten I Julises Oehlers, jajaran TP-PKK, camat, lurah, kepala puskesmas, kader posyandu, serta berbagai unsur terkait lainnya.(***)