“Indonesia Sedang Tidak Baik-Baik Saja?” Harkitnas ke-118 di Sulut Jadi Alarm Besar Jaga Generasi Muda
Seputarsulutnews.co, Manado– Bukan lagi sekadar upacara tahunan, peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 di Sulawesi Utara berubah menjadi peringatan keras: ancaman terhadap masa depan bangsa kini datang diam-diam lewat perang informasi dan gempuran digital.
Ada pesan yang terasa jauh lebih besar dari sekadar seremoni bendera dalam peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 di Sulawesi Utara, Rabu (20/5/2026). Pemerintah memberi sinyal tegas bahwa masa depan Indonesia kini sedang diuji bukan lagi lewat perang fisik, tetapi lewat pertarungan informasi dan masa depan generasi muda.
Di Kota Manado, Wali Kota Andrei Angouw memimpin langsung upacara Harkitnas di Lapangan Sparta Tikala sebagai Inspektur Upacara.
Sejumlah pejabat penting hadir, mulai dari Ketua TP PKK Kota Manado Iren Angouw Pinontoan, unsur Forkopimda, Sekot Manado dr. Steaven Dandel, kepala perangkat daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga ASN dan PPPK.
Rangkaian upacara berlangsung khidmat, dimulai dari penghormatan kepada Merah Putih, lagu Indonesia Raya, mengheningkan cipta, pembacaan Pancasila, Pembukaan UUD 1945, hingga penyampaian amanat Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia.
Pesan yang dibacakan dalam amanat itu terasa tegas: kebangkitan bangsa tidak lagi cukup dimaknai sebagai romantisme sejarah, tetapi harus diwujudkan lewat penguatan sumber daya manusia, literasi digital, dan perlindungan terhadap generasi muda.(***)
