April 24, 2026

Terungkap! Banjir Bakan Jadi Alarm Keras, Pemkab Bolmong dan JRBM Sepakat Ambil Langkah Besar

FB_IMG_1776946473867

Seputarsulutnews.co, Bolmong– Di balik derasnya banjir yang menghantui Desa Bakan, tersimpan tekanan besar yang akhirnya memaksa pemerintah dan perusahaan tambang bergerak cepat membuka jalan bagi keputusan penting yang menyentuh nasib warga.

Situasi banjir di Desa Bakan kini tak lagi dianggap biasa. Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow bersama PT J Resources Bolaang Mongondow (JRBM) akhirnya mengambil langkah serius lewat forum diskusi penting yang digelar Kamis (23/04).

Dipimpin langsung Bupati Yusra Alhabsyi dan Wakil Bupati Dony Lumenta, pertemuan ini mempertemukan pemerintah, perusahaan, dan masyarakat dalam satu ruang untuk membahas dampak nyata aktivitas tambang.

Hasilnya, sebuah keputusan penting lahir, pembentukan tim gabungan untuk mengungkap penyebab banjir yang selama ini meresahkan warga, sekaligus merancang solusi konkret.
Tak berhenti di situ, langkah besar juga disiapkan. Program CSR JRBM tahun 2026 akan dikonsultasikan ke Kementerian ESDM demi memastikan tidak ada lagi celah antara aturan pusat dan daerah.

Di sisi lain, Pemkab Bolmong juga “memasang pagar ketat” bagi para kontraktor. Semua wajib terdaftar di Disnaker dan menjamin pekerja mendapat perlindungan BPJS Ketenagakerjaan.

Kabar baiknya, peluang ekonomi juga ikut dibuka. Melalui kerja sama dengan PD Gadasera, UMKM lokal bakal didorong naik kelas lewat produk unggulan seperti cocomesh, pupuk organik, kelapa genjah, hingga ikan teri kemasan.

Forum ini turut dihadiri aparat keamanan, jajaran OPD, hingga para kepala desa dari wilayah lingkar tambang, menandakan bahwa suara masyarakat kini benar-benar didengar.
Langkah ini menjadi sinyal kuat: investasi tak boleh hanya menguntungkan perusahaan, tetapi juga harus menjawab keresahan dan kebutuhan masyarakat di sekitarnya.(***)