8 Wanita LC Tanpa Identitas Terjaring, Operasi Pekat Polres Halmahera Utara

HALMAHERA UTARA, – Polres Halmahera Utara gelar Operasi Pekat (Penyakit Masyarakat) Kie Raha I 2025, bersama Personil Gabungan dari BNN, Satpol PP, Kodim 1508/Tobelo, Sub Denpom XV/1-1 Tobelo, serta personel Polres Halut.
Operasi Pekat yang dilakukan di sejumlah tempat hiburan malam yang ada di Kota Tobelo, Halmahera Utara, Maluku Utara, Kamis (27/02/2025), sekira Pukul 22.00 WIT, untuk menindak pelaku perjudian, prostitusi, pasangan mesum, premanisme dan minuman keras.
Kapolres Halmahera Utara AKBP Faidil Zikri, S.H.,S.I.K., melalui Kabag Ops AKP Joy Ananda Putra Sianipar, S.I.K.,S.H.,M.H., memimpin langsung Operasi menyampaikan, Apresiasi terhadap rekan-rekan yang tergabung dalam Operasi Pekat Kie Raha I 2025, Kegiatan ini dilaksanakan guna menunjang kamtibmas di kabupaten Halmahera Utara yang aman menjelang bulan Ramadan 1446 H.
“Saya berharap Operasi Malam ini bisa maksimal, dalam pelaksanaan tugas di lapangan, untuk target kita yakni tempat Hiburan malam, nanti perhatikan para pengunjung Cafe atau karyawan yang Raut wajah atau perilaku yang mencurigakan, ambil sampel nya saja,” ucap AKP Joy.
Setelah apel Pengecekan personel, tim gabungan langsung melaksanakan razia di sejumlah tempat hiburan malam dalam Kota Tobelo, di antaranya, Cafe Golden Star, Cafe Dragon, Cafe Number One dan Cafe Radifira.
Di ungkapkan Kasi Humas Polres Halmahera Utara, AKP Kolombus Guduru, “Beberapa pengunjung dan Wanita LC (Lady Companion) dilakukan test urine dan hasilnya semua, Negatif,” Jelas Kasi Humas.
Ditambahkanya, “Operasi ini juga menemukan 8 Wanita LC yang tidak dapat menunjukan Kartu Tanda Penduduk (KTP) sehingga mereka diamankan ke Polres untuk dimintai keterangan. Kegiatan Ops berakhir pada pukul 02.23 dengan aman dan lancar,” tutup Kasi Humas. (Oke)
