Terjatuh Saat Menuruni Kaki Gunung Soputan, Seorang Pendaki Merenggang Nyawa
Mitra.Seputarsulutnews.com.- Seorang pendaki Gunung Soputan Kabupaten Minahasa Tenggara bernama Jasid Bajeber (20 tahun) dikabarkan meninggl dunia saat menuruni puncak gunung Soputan Kecamatan Silian Raya
Kejadian tersebut berawal ketika pada hari sabtu menurut kesaksian teman korban bahwa pada pada hari Sabtu (25/5) sekira pukul 05.00 wita, korban bersama 7 (tujuh) orang temannya melakukan pendakian di gunung Soputan dengan masuk melalui pos Silian. Sekira pukul 09.00 wita, korban dan teman-temannya tiba dipuncak gunung Soputan dan kemudian pada pukul 10.00 wita, korban bersama teman-temannya turun dari puncak gunung Soputan.
Pada saat sedang menuruni gunung, korban saat itu mengambil jalan pintas dan berjalan tidak melewati jalur/jalan yang sebenarnya, sehingga korban tergelincir dan terjatuh kemudian terguling kebawah dan berhenti terguling saat tubuh korban terbentur batu sehingga korban mengalami luka pada bagian kepala dan sempat mengeluh sakit pada bagian perut.
Selanjutnya 5 (lima) orang teman korban mendahului turun gunung untuk mencari bantuan dengan cara menghubungi pihak Basarnas sedangkan 2 (dua) orang lainnya menemani korban.
Tim Polres Mitra setelah menerima laporan tersebut bersama dengan dengan tim Basarnas Minsel langsung menuju TKP dan melakukan pencarian terhadap korban bersam dua rekannya. salah anggota Basarnas Yohanes Rompas menerangkan bahwa timnya setelah mendapat laporan langsung bergegas menuju TKP dan langsung melakukan pencarian terhadap korban dan dua orang teman lainnya. Ketika ditemukan, korban tidak sadarkan diri dan pihak basarnas langsung melakukan evakuasi dan langsung di bawah ke Puskesmas Silian Raya
Dari hasil pemeriksaan terhadap korban oleh Pihak Puskesmas Silian, dinyakan Korban telah meninggal dunia saat tiba di Puskesmas Silian. penyebab kematian Korban akibat hipotermia.
Korban meninggal bernama Jasid Bajeber merupakan seorang mahasiswa, dengan alamat Perum Paniki mountain view Mapanget pada saat itu juga jenazahnya langsung dijemput dan dibawah oleh pihak keluarga dengan menggunakan mobil ambulance. Keluarga juga menolak melakukan autopsi. (Fredy)
