April 28, 2026

OD-SK Dukung Pelayanan Dukcapil Gratis 

0
pmv 24 dukcapil

Manado – Pemerintah Provinsi Sulut di bawah kepemimpinan Gubernur Olly dan Wakil Gubernur Steven Kandouw mendukung penuh pelayanan gratis terkait kependudukan dan catatan sipil (Dukcapil).
Dukungan itu terungkap dalam rapat koordinasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil, di Ruang FJ Tumbelaka, Kamis (24/08/2023).
Rapat tersebut dibuka Kadis Dukcapil dan Keluarga Berencana (KB) Provinsi Sulut, Christodharma Sondakh serta diikuti secara virtual oleh Dirjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri dan Kadis Dukcapil dari 15 kabupaten/kota di Provinsi Sulut.
Christodharma Sondakh dalam sambutannya mengapresiasi jajaran Dinas Dukcapil dan KB Provinsi Sulawesi Utara serta seluruh Dinas Dukcapil kabupaten/kota. Dia berterima kasih karena komitmen dan dedikasi mereka sehingga koordinasi bidang kependudukan dan pencatatan sipil di Sulawesi Utara terselenggara secara berkelanjutan.
“Saya berharap kegiatan ini akan mampu menjadi wadah saling bertukar informasi, laporan, sekaligus evaluasi bersama terhadap penyelenggaraan layanan kependudukan dan catatan sipil secara progresif dan berkualitas,” katanya.
Dia menyebutkan, kependudukan dan pencatatan sipil merupakan elemen krusial dalam membangun fondasi yang kuat bagi kemajuan suatu daerah. “Data yang akurat dan terkini, bukan hanya menjadi landasan bagi kebijakan pemerintah tetapi juga menjadi jaminan bagi hak-hak warga njegara,” tuturnya.
Itu sebabnya, Christodharma menyatakan bahwa rapat koordinasi menjadi wujud nyata komitmen dalam menjaga integritas dan kualitas data kependudukan yang ada.
“Kerjasama lintas sektor dan instansi menjadi kunci utama dalam menjaga keterpaduan data, serta memastikan pelayanan yang efektif kepada masyarakat. Karena itu, apa yang telah kita capai bersama saat ini mampu dipertahankan dan bahkan wajib kita tingkatkan. Terutama mampu menyesuaikan dengan pola dan pembaharuan yang terjadi di lapangan,” pintanya.
Dia juga berharap melalui rapat koordinasi tersebut, para pejabat dan pemangku kepentingan dapat memahami perkembangan dan kemajuan bidang kependudukan dan catatan sipil. “Terlebih lagi dapat mengidentifikasi tantangan yang mungkin timbul sekaligus mampu berkembang,” tambahnya.
Dia memastikan penggunaan teknologi dalam proses ini tidak hanya mempermudah tetapi juga meningkatkan keamanan data dan privasi warga masyarakat.
“Program terkait pembuatan identitas kependudukan digital kebijakan ini harus kita dukung secara optimal agar bisa terlaksana dengan sukses serta mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan data terkait pelayanan administrasi kependudukan di kabupaten kota,” tukasnya seraya menyebutkan contoh pelayanan antara lain, perekaman KTP elektronik, pencetakan KTP elektronik, dan berbagai jenis dokumen lainnya.
Intinya, tegas Christodharma, pelayanan cepat dan gratis merupakan kunci pelayanan sesuai ketentuan yang berlaku. Dalam hal ini, dibutuhkan pengawasan dan evaluasi secara berkala terhadap standar pelayanan yang berjalan, termasuk respon atas kelurahan masyarakat serta meningkatkan kepuasan publik atas pelayanan yang diberikan.
Kepada semua pejabat di lingkungan Dukcapil, dia menekankan perlunya memperhatikan isu permasalahan di lapangan. Salah satunya masih terindikasi adanya calo dalam pengurusan E-KTP. “Hal seperti ini tentu harus ditindak tegas. Tidak ada tempat untuk calo dalam pengurusan E-KTP, karena semuanya gratis dan mudah dalam pengurusannya bagi seluruh masyarakat,” ungkapnya.
Christodharma juga menyinggung soal penyelenggaraan Pemilukada dan Pemilu tahun 2024. Momentum politik ini perlu diikuti dan ditindaklanjuti secara seksama oleh seluruh perangkat daerah yang membidangi kependudukan dan pencatatan sipil.
“Real kebutuhan data penduduk menjadi dasar real untuk check and cross check dalam memastikan daftar pemilih yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku. “Jalin koordinasi dengan perangkat daerah terkait, maupun dengan KPU dan Bawaslu, agar kontribusi yang kita berikan perihal data kependudukan untuk pemilu bisa dimanfaatkan secara optimal demi pemilu yang aman adil dan damai,” imbaunya.
Dengan semangat gotong royong dan komitmen bersama, dia ykin dapat mencapai tujuan mulia. “Mari kita manfaatkan momentum rapat koordinasi ini untuk berdiskusi dengan produktif berbagai pengetahuan dan merancang langkah-langkah terbaik demi kebaikan dan kemajuan daerah Sulawesi Utara,” tandasnya.(*/yren)

Tinggalkan Balasan