PC NU Bolsel Peringati Harla ke 96 di Kecamatan Helumo, Ini Harapan Bupati Iskandar Kamaru
Bolsel-Pengurus Cabang Nahdatul Ulama (NU) Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) peringati hari lahir (Harla) ke-96 di rangkaikan dengan Haul Gusdur ke-12 di Desa Duminaganga Kecamatan Helumo, Minggu,(30/01/2022).
Negara dengan penduduk beragama islam terbesar di dunia, Indonesia memiliki cerita tersendiri soal organisasi-organisasi islam berkembang. Termasuk kehadiran Nahdlatul Ulama (NU) sebagai organisasi islam terbesar di Indonesia memiliki sejarah panjang dalam pengaruhnya bagi penganut islam di tanah air.
Banyaknya perbedaan ideologi dan arah politik dalam agama di Indonesia, menjadi tanda munculnya sejarah NU yang lahir tanggal 31 Januari 1926 atas nama kaum tradisionalis dalam menanggapi fenomena di dalam dan luar negeri, khususnya di dunia Islam.
Dalam penyampaianya, Bupati Bolsel Hi. Iskandar Kamaru, mengucapkan selamat Harla NU ke-96, semoga Allah SWT senantiasa memberkahi dan merahmati NU serta warga Nahdliyin diseluruh dunia.“Marilah terus berkhidmat bagi NU agar bergerak dan terus berkontribusi untuk memperkuat kehidupan bangsa Indonesia dan memajukan peradaban dunia dengan spirit Islam Nusantara yang rahmatan lil alamin khususnya di daerah Bolsel,” ungkap Iskandar Kamaru.
Lanjutnya, NU sebagai ormas terbesar bukan hanya di Indonesia tapi juga dunia tentu mempunyai jaringan yang kuat.
“Untuknya saya berharap peluang ini bisa dimanfaatkan dengan baik PC NU Bolsel dalam hal membangun daerah kita cinta ini. Saya mengajak PC NU Bolsel terus bersinergi dengan kami Pemerintah Daerah,”tutup Iskandar.
Ketua PC NU Bolsel Zulkarnain Kamaru SAg dalam sambutannya menegaskan kepada semua warga Nahdliyyin di Kabupaten Bolsel bahwa ke depan kita semua harus memperkuat kemandirian dalam berkhidmat kepada agama bangsa dan negara. Kemandirian dan warga Nahdliyyin bangsa secara umum di bidang ekonomi menjadi salah satu hal yang harus diberi perhatian khusus.
Lanjut zulkarnain, mandiri yang artinya berdaulat. Misalnya dari sisi ekonomi dan pengelolaan sumber daya yang ada. Kita sangat kaya tetapi belum berdaulat. Inilah yang harus direfleksikan untuk kedepan. Kemandirian warga nu di bidang ekonomi secara umum, belum sampai pada cita-cita yang diharapkan”.
Ketua PC NU Bolsel juga mengimbau seluruh warga NU Bolsel untuk mendukung langkah-langkah pemerintah daerah dalam mengatasi pandemi Covid-19 dan menggiatkan Vaksinasi.
Kamaru mengajak warga Nahdliyin di daerah itu menjadikan momentum Harla NU dan Haul Gusdur harus dijadikan spirit kebangkitan untuk mewujudkan kemandirian dalam berkhidmat pada agama, masyarakat serta daerah tercinta Bolsel.
Kegiatan ini dihadiri bupati kabupaten bolsel H. Iskandar Kamaru SPt berserta wakilnya Deddy Abdul Hamid, Ketua DPRD Bolsel, Lembaga NU, KAHMI, GP Ansor, Pemuda Muhamadiyah, BKPRMI, serta warga masyarakat.(jamal)
