April 19, 2026

Astaga! Oknum Pendukung Paslon Mulai Nodai Pilkada Bolmong Timur, Bawaslu Siap Proses

0
IMG-20201102-WA0020

SUARASULUT.COM,BOLTIM– Modusnya sama. Meminta surat dukungan ke paslon nomor urut tertentu disertai KTP dengan imbalan duit.

Kejadian mirip dengan pengakuan di video Sriyanti Soleman beredar di FB akun Doli Mokoagouw, lebih massif.Peristiwa menggegerkan Modayag Raya ini terulang di beberapa tempat.

Mereka tersebar di Kecamatan Moyongkota, Modayag III, dan Nuangan Barat. Warga yang sudah jelas ada pilihan ke paslon lain, dibujuk dengan modus sama.

”Tak hanya video, tetapi juga saksi yang terlibat, serta dokumen faktual,”kata Sumiati Gumalangit warga Moyongkota, kemarin.

Sebagai bukti, dan menghindari dari isu hoax dan black campaign, Sumiati memposting video berisi 25 surat warga Modayag III.

Sumiati dengan terang menyebut 25 orang itu datang langsung ke rumahnya.

Mereka meyerahkan lembaran surat sebagai bukti.”25 orang itu dijanjikan mendapat uang jika mengalihkan dukungan paslon tertentu,”kata Sumiati sambil menunjukkan lembaran surat tertera nama paslon dan nomor.

Semua pengakuan Sumiati bisa terpantau di akun Facebook atas namanya sendiri.

Kasus serupa terjadi di Nuangan Barat. Kali ini pengakuan dari Winda Solag.

Winda memiliki bukti sama. Bahkan ia mengaku melakukan investigasi atas surat itu.”Saya tahu siapa pelakunya,”tandasnya.

Surianti Sumiati dan Winda mengaku mereka yang melaporkan ini dan bermunculan di video dan surat dukungan, mendapat intimidasi.

“Setelah status saya, istri si TS mengancam karena mengedarkan surat itu,”akunya.

Pimpinan Bawaslu Boltim Bidang Penindakan Haryanto mengaku tim Bawaslu telah mengusut untuk mencari bukti formil dan materil.

Bawaslu siap memroses selama ada alat bukti dan ada pelapor.”Kami telah mencari tahu apakah ini masuk ranjau pelanggaran. Karena kami hanya lihat dari video. Kami menunggu batas waktu 7 hari sejak peristiwa atau sejak ditemukan video itu,”tutur Haryanto.(wal/*)

Tinggalkan Balasan