April 19, 2026

Om Edo Pemimpin Berkualitas, Lensun Optimis Menang di Pilkada Boltim

0
FB_IMG_1603021682029

SUARASULUT.COM,BOLTIM— Calon Bupati Suhendro Boroma dan cawabup Rusdi Gumalangit adalah paling berkualitas.

Demi kemajuan Boltim, masyarakat harus memilih pemimpin berkualitas. Dan itu ada pada sosok Suhendro dan Rusdi. Seruan ini disampaikan Ketua PDI Perjuangan Boltim Medy Lensun.

Medy mengatakan, dia mengenal persis kemampuan semua calon. Karena semua sahabatnya. Dari semua kontestan, calon Bupati Suhendro Boroma dan cawabup Rusdi Gumalangit paling berkualitas.

“Torang harus cari paling tepat. Dan itu adalah Suhendro Boroma. Saya kenal seluruh calon di Boltim. Kemampuan mereka saya kenal persis karena bersahabat. Dan faktanya calon kita terbaik dari segala aspek. Untuk itu, saya percaya kita akan memenangkan pilkada ini,” ajaknya.

Menurut Wakil Ketua DPRD Boltim ini, Om Edo, sapaan akrab calon bupati, adalah putra asli Boltim karena kepintaran, kejujuran, dan kerja keras dipercayakan menjadi pemimpin tertinggi di Jawa Pos Grup.

“Karena tuntutan karir, beliau bekerja di luar daerah. Torang harusnya bersyukur orang berkualitas seperti beliau, mau turun ke daerah kecil seperti Boltim. Karena posisinya sebagai Dirut Jawa Pos Grup sudah sangat nyaman,” katanya.

Medy juga membeberkan, awalnya Om Edo memang tidak diusulkan sebagai calon bupati PDI Perjuangan. Tapi Bendahara Umum DPP PDI Perjuangan sekaligus Ketua DPD PDI Perjuangan Sulut Olly Dondokambey meminta menambah nama Om Edo. “Sejak itu saya sudah tahu, pilihan PDI Perjuangan ada pada Om Edo,” katanya.

Lanjut Medy, mencari kekurangan calon-calon lain banyak. “Tapi untuk Pak Hendro mo cari depe kurang susah. Kalau untuk kelebihannya banyak. Dari semua aspek memang calon kita unggul jauh. Pak Hendro adalah tokoh nasional dengan jaringan luas,” jelasnya.

Dia secara khusus mengingatkan masyarakat Modayag bersatu agar jangan terbawa arus sentimen kewilayahan. “Orang Modayag memang tidak ada salahnya memilih orang Modayag. Tapi jika masih ada calon yang lebih baik, dan lebih berkualitas dari calon Modayag, kenapa kita tidak pilih?” katanya.

Medy juga menyinggung, selama 10 tahun ini Boltim dipimpin orang yang hanya mengandalkan retorika. “Selama 10 tahun Boltim dipimpin orang yang tidak tepat, yang hanya mengandalkan retorika. Sedangkan Om Edo adalah tokoh nasional yang memiliki jaringan luas dengan kemampuan manajerial mumpuni,” katanya.(wal/*)

Tinggalkan Balasan