Oktober 7, 2026

Bukan Cuma Soal Jual-Beli! Andrei Angouw Soroti Beban Perumda Pasar Manado hingga Pajak

FB_IMG_1791370944516

Seputarsulutnews.co, Manado— Ada banyak persoalan di balik hiruk-pikuk pasar yang selama ini luput dari perhatian publik, dan Wali Kota Manado Andrei Angouw kini meminta semuanya dibedah secara terbuka.

Angouw memimpin rapat teknis bersama Perumda Pasar Manado di ruang rapat Wali Kota. Bukan sekadar membahas aktivitas pasar, pertemuan ini menyoroti langsung kondisi operasional, pendapatan, aset, infrastruktur hingga berbagai beban pembiayaan perusahaan.

Di hadapan Wali Kota, Direktur Utama Perumda Pasar Manado dr. Lucky Senduk bersama jajaran direksi memaparkan sejumlah komponen pengeluaran perusahaan.

Mulai dari honorarium dan upah, biaya kebersihan, listrik, perlengkapan operasional, keamanan dan ketertiban, penunjang rapat, kebutuhan pegawai hingga biaya perbaikan dan pemeliharaan infrastruktur pasar.

Beban terkait kesejahteraan karyawan juga ikut menjadi perhatian, termasuk seragam dan kebutuhan kedukaan pegawai.

Yang tak kalah menarik, persoalan pajak ikut masuk dalam pembahasan. Angouw memberikan perhatian khusus terhadap Pajak Penghasilan dan mencermati besaran nilai pajak yang harus ditanggung Perumda Pasar.

Rapat tersebut turut dihadiri Kabag Ekonomi David Kambey, S.E., Ketua Banwas Novie Lumowa, Kabag Umum Perumda Pasar dan sejumlah pejabat teknis.

Berbagai pemaparan itu kemudian ditanggapi Angouw melalui sejumlah pertanyaan dan arahan. Pesannya tegas: Perumda Pasar harus dikelola dengan manajemen yang sehat, mampu menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik, sekaligus memastikan kesejahteraan pegawai tetap terjamin sesuai aturan.
Namun, perhatian tidak berhenti pada urusan keuangan.

Wali Kota juga menekankan pentingnya wajah pasar yang lebih nyaman. Pasar diharapkan tidak hanya menjadi tempat transaksi antara penjual dan pembeli, tetapi juga menjadi ruang publik yang menyenangkan.

Sorotan khusus diarahkan pada penataan infrastruktur Pasar Bersehati. Pembenahan kawasan pasar dinilai penting agar aktivitas perdagangan berlangsung lebih nyaman bagi pedagang sekaligus masyarakat yang datang berbelanja.

Rapat ini akhirnya menegaskan satu hal: pembenahan pasar bukan hanya soal bangunan dan transaksi, tetapi juga menyangkut tata kelola, beban perusahaan, kesejahteraan pekerja dan kenyamanan publik.(***)