Semarak Perayaan HUT RI ke-81, Kabupaten Minahasa Tenggara
Seputarsulutnews.co.Mitra.- Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), Sulawesi Utara, menggelar rangkaian kegiatan untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Rangkaian kegiatan tersebut berlangsung sejak upacara peringatan detik-detik Proklamasi, resepsi kenegaraan, hingga Pawai Pembangunan.
Bupati Ronald Kandoli bertindak sebagai inspektur upacara. Kegiatan berlangsung khidmat dan diikuti jajaran Pemerintah Kabupaten Mitra, TNI-Polri, pelajar, serta berbagai elemen masyarakat.
Momentum tersebut tidak hanya menjadi bagian dari peringatan hari kemerdekaan, tetapi juga menjadi sarana untuk kembali menguatkan semangat nasionalisme sekaligus mengenang jasa para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.
Turut hadir Ketua TP PKK Kabupaten Mitra Stefa Kandoli Antou, Wakil Bupati Fredy Tuda, serta Wakil Ketua TP PKK Mitra Sandra Tuda Kindangen, S.Th., M.Pd.
Jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Mitra juga hadir, di antaranya Ketua DPRD Mitra Chris Rumansi, SP., M.Si., Kapolres Mitra AKBP Handoko Sanjaya, S.IK., M.Han., Kepala Kejaksaan Negeri Amurang Albertus Roni Santoso, SH., MH., serta Dandim 1302 Minahasa Letkol Inf. Bonaventura Ageng Santoso.
Peserta upacara terdiri atas personel gabungan TNI dan Polri, Aparatur Sipil Negara (ASN), serta pelajar dari jenjang SD, SMP, hingga SMA di wilayah Kecamatan Ratahan.
Resepsi Kenegaraan
Rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI berlanjut pada malam harinya melalui resepsi kenegaraan yang digelar di Soekarno Legislative Hall, Ratahan.
Dalam sambutannya, Ronald mengatakan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi momentum untuk mempertemukan nilai spiritualitas dengan semangat nasionalisme.
Menurut dia, resepsi kenegaraan bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan, tetapi juga menjadi ruang refleksi untuk mengenang perjuangan para pahlawan sekaligus mengevaluasi kontribusi seluruh elemen daerah dalam mengisi kemerdekaan.
Bagi Kabupaten Minahasa Tenggara, kata Ronald, kemerdekaan harus diwujudkan melalui komitmen, integritas, dan dedikasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Seluruh aparatur pemerintah harus merdeka dari kemalasan, merdeka dari praktik yang merugikan rakyat, serta meleburkan ego sektoral demi kemajuan daerah,” ujar Ronald dalam sambutannya.
Paskibraka Dapat Reward Wisata Kebangsaan
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Mitra memberikan apresiasi kepada para anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang telah menjalankan tugas selama rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Sebagai bentuk penghargaan, Ronald Kandoli mengumumkan pemberian reward berupa Wisata Kebangsaan ke Pulau Dewata, Bali, bagi seluruh anggota Paskibraka.
Penghargaan juga diberikan kepada sejumlah pihak yang terlibat dalam menyukseskan pelaksanaan rangkaian kegiatan kemerdekaan. Di antaranya Ketua Panitia Pelaksana Pembentukan Paskibraka Kabupaten Mitra, panitia perayaan HUT RI, komandan upacara, perwira upacara, komandan pasukan, pengapit Paskibraka, hingga para instruktur dan pembina.
Sebanyak 37 anggota Paskibraka Kabupaten Mitra juga menerima penghargaan bersama instruktur pelatih, pembina, instruktur kesehatan, dan pamong Paskibraka.
Pemkab Mitra turut menyerahkan hadiah kepada para pemenang berbagai lomba dalam rangka HUT ke-81 RI yang sebelumnya diikuti oleh seluruh perangkat daerah di Kabupaten Mitra.
Pawai Pembangunan Meriahkan Rangkaian HUT RI
Kemudian, pada Rabu (19/8/2026), kemeriahan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Mitra dilanjutkan melalui Pawai Pembangunan.
Bupati Ronald Kandoli bersama Ketua TP PKK Stefa Kandoli Antou menyaksikan langsung pelaksanaan pawai yang menjadi salah satu agenda utama rangkaian perayaan kemerdekaan di daerah tersebut.
Turut hadir Wakil Bupati Fredy Tuda bersama Wakil Ketua TP PKK Sandra Tuda Kindangen, S.Th., M.Pd., serta Sekretaris Daerah David H. Lalandos bersama Ketua DWP Lingkan Lalandos Mumekh, SE., MM.
Para pejabat pimpinan tinggi pratama, pejabat administrator, serta masyarakat juga turut menyaksikan jalannya kegiatan.
Semangat kemerdekaan diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi diwujudkan melalui kerja nyata, pelayanan publik yang semakin baik, serta kontribusi seluruh masyarakat bagi kemajuan dan kesejahteraan Kabupaten Minahasa Tenggara. (ADVETORIAL)
