Lampu Jalan Mati Jadi Target, Angouw Turunkan Pengawasan hingga Tingkat Lingkungan

Seputarsulutnews.co,Manado — Tak ingin lampu jalan mati luput dari pantauan, Wali Kota Manado Andrei Angouw mengubah pola pengawasan PJU dengan melibatkan kepala lingkungan untuk mengawasi langsung setiap tiang penerangan di wilayahnya.

Langkah itu dibahas dalam rapat teknis Penerangan Jalan Umum (PJU) yang dipimpin Angouw, Rabu (12/8/2026). Pemerintah Kota Manado kini mendorong sistem pendataan dan pemantauan yang lebih terukur hingga ke lapangan.

Kaling akan diminta mengetahui posisi tiang PJU sekaligus mengenali barcode yang terpasang pada masing-masing tiang. Dengan data tersebut, kondisi penerangan di setiap wilayah diharapkan lebih mudah ditelusuri ketika terjadi gangguan.

Tak berhenti pada pendataan, Angouw juga meminta dibuatkan video tutorial sebagai panduan bagi Kaling. Kecamatan Sario akan menjadi lokasi pembuatan video tersebut.

Rapat teknis ini diikuti Sekot Manado dr. Steaven Dandel M.Ph., Kadis Perkim Peter Eman S.T., M.T., Kadis Kominfo Yanti Mongkau S.E., Sekretaris Perkim Alvian Kojansou, pejabat teknis, kepala bidang dan operator lapangan Perkim.

Pemkot Manado menilai pengawasan rutin menjadi kunci agar persoalan PJU dapat segera diketahui. Setiap lampu yang tidak berfungsi atau mengalami gangguan diharapkan bisa langsung teridentifikasi dan ditindaklanjuti petugas.

Target akhirnya jelas: jangan sampai fasilitas penerangan publik ada, tetapi cahayanya justru hilang ketika masyarakat membutuhkannya.(***)

Mungkin Anda Menyukai