Saat Ribuan Mata Tertuju ke Gorontalo, Sangihe Curi Perhatian di Panggung Nasional PENAS 2026
Seputarsulutnews.co, Sangihe– Ketika Presiden Prabowo hadir menutup PENAS XVII, Kabupaten Kepulauan Sangihe tidak sekadar menjadi peserta daerah perbatasan ini tampil membawa potensi lokal yang menyita perhatian publik nasional.
Panggung nasional PENAS Petani Nelayan XVII Tahun 2026 menjadi momen penting bagi Kabupaten Kepulauan Sangihe untuk menunjukkan kekuatan sektor pertanian, perikanan, dan UMKM kepada Indonesia.
Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari hadir langsung dalam upacara penutupan kegiatan yang digelar di Sport Center Limboto, Gorontalo. PENAS XVII sendiri berlangsung sejak 20 Juni dan menjadi salah satu agenda terbesar nasional yang mempertemukan petani, nelayan, pelaku usaha, serta pemangku kepentingan dari berbagai daerah.
Sorotan utama penutupan kegiatan tertuju pada kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto yang datang langsung menutup rangkaian acara.
Namun di balik kemeriahan agenda nasional tersebut, stand pameran Kabupaten Kepulauan Sangihe menjadi ruang promosi penting bagi daerah kepulauan yang terus berupaya memperluas jangkauan pasar produk lokalnya.
Michael Thungari meninjau satu per satu produk yang dipamerkan. Berbagai komoditas pertanian unggulan, hasil olahan perikanan khas Sangihe, hingga produk kreatif UMKM lokal ditampilkan sebagai representasi kekayaan sumber daya daerah.
Keikutsertaan Sangihe dalam PENAS XVII tidak hanya bertujuan memperkenalkan identitas daerah kepada peserta dari seluruh Indonesia. Lebih dari itu, momentum ini dimanfaatkan untuk membuka peluang kerja sama, memperluas promosi produk unggulan, serta memperkuat posisi sektor pertanian dan perikanan sebagai penggerak utama ekonomi masyarakat kepulauan.
Dengan membawa kekayaan lokal ke forum nasional, Sangihe menunjukkan bahwa daerah kepulauan di wilayah perbatasan juga memiliki potensi besar untuk tampil dan bersaing di tingkat nasional.(***)
