Juni 24, 2026

Sangihe Gandeng UNIMA, Bupati Michael Thungari Tegaskan MoU Tak Boleh Sekadar Seremonial

Seputarsulutnews.co, Sangihe–
Tak ingin pembangunan berjalan tanpa pijakan ilmiah, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe resmi menggandeng Universitas Negeri Manado (UNIMA), dengan penegasan keras dari Bupati Michael Thungari bahwa kerja sama tersebut tidak boleh berhenti hanya pada tanda tangan di atas kertas.

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe memperkuat langkah pembangunan daerah dengan menjalin kemitraan strategis bersama Universitas Negeri Manado (UNIMA).

Kerja sama itu ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tentang Peningkatan Tri Dharma Perguruan Tinggi dan Pengembangan Kelembagaan yang berlangsung di Gedung Biro Akademik dan Kemahasiswaan UNIMA, Tondano, Senin (22/6/2026).

Kesepakatan tersebut ditandatangani langsung oleh Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari dan Rektor UNIMA Joseph Philip Kambey.

Bupati Michael Thungari mengatakan, sebagai daerah kepulauan sekaligus wilayah perbatasan, Sangihe membutuhkan dukungan kajian ilmiah, inovasi, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia untuk mempercepat pembangunan.

Menurutnya, UNIMA merupakan mitra strategis yang dapat memberikan kontribusi nyata melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Kerja sama itu tidak hanya menyentuh sektor pendidikan, tetapi juga diarahkan untuk mendukung peningkatan kapasitas aparatur serta pengembangan bidang kesehatan, pertanian, perikanan, pariwisata hingga lingkungan hidup yang bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Rektor UNIMA Joseph Philip Kambey menyatakan kesiapan kampus yang dipimpinnya untuk berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe melalui berbagai program yang memiliki dampak langsung bagi masyarakat.

Dalam pertemuan tersebut, salah satu agenda strategis yang turut mendapat perhatian adalah rencana pembukaan Fakultas Kedokteran di UNIMA.

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe menyatakan dukungan penuh dan mendorong putra-putri daerah untuk mengikuti seleksi ketika program tersebut dibuka.
Bupati Michael Thungari menegaskan, nota kesepahaman yang telah ditandatangani harus diwujudkan dalam program nyata yang terukur dan berkelanjutan.

“Kerja sama ini tidak boleh berhenti pada penandatanganan dokumen semata, tetapi harus menghasilkan manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat Kepulauan Sangihe,” tegasnya.(***)

Exit mobile version