Juni 18, 2026

Berangkat ke Gorontalo, 1.764 Petani-Nelayan Sulut Emban Misi Pulang Bawa Teknologi dan Inovasi

SEPUTARSULUTNEWS.CO—Sebanyak 1.764 petani dan nelayan dari Sulawesi Utara akan membawa misi besar saat mengikuti Pekan Nasional (Penas) Petani Nelayan XVII di Gorontalo, 20–25 Juni 2026. Mereka tidak sekadar hadir sebagai peserta, tetapi juga memburu pengetahuan, teknologi, dan inovasi terbaru yang diharapkan mampu mendorong kemajuan sektor pertanian dan perikanan di daerah.

Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Sulawesi Utara yang terdiri atas peserta utama, pendamping, dan peninjau dari 15 kabupaten/kota itu dipastikan siap mengikuti seluruh rangkaian kegiatan Penas. Persiapan keberangkatan hingga kebutuhan akomodasi peserta telah dituntaskan oleh tim kerja kontingen.

Ketua KTNA Sulut, Arly Dondokambey, mengatakan Penas merupakan momentum penting bagi petani dan nelayan untuk memperluas wawasan sekaligus menyerap berbagai perkembangan terbaru di sektor pangan nasional.

“Puji syukur, seluruh persiapan sudah selesai. Kontingen Sulawesi Utara siap berangkat mengikuti Penas Petani Nelayan XVII di Gorontalo. Ini menjadi kesempatan berharga bagi petani dan nelayan kita untuk belajar, berbagi pengalaman, dan melihat langsung berbagai terobosan di sektor pertanian maupun perikanan,” ujar Arly, Rabu (17/6/2026).

Menurutnya, peserta akan diperkenalkan dengan berbagai inovasi pertanian dan perikanan yang berkembang di Indonesia maupun negara-negara ASEAN. Salah satu yang paling menarik adalah pemanfaatan teknologi modern dan robotisasi dalam aktivitas pertanian yang mulai diterapkan untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas.

Arly menegaskan, hasil pembelajaran selama kegiatan berlangsung diharapkan tidak berhenti pada tingkat pengetahuan semata. Para peserta diharapkan dapat membawa pulang pengalaman dan teknologi yang relevan untuk diterapkan di daerah masing-masing.

“Harapannya, ilmu dan pengalaman yang diperoleh di Gorontalo dapat diterapkan untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani serta nelayan di Sulawesi Utara,” katanya.

Tingginya antusiasme peserta menjadi bukti besarnya keinginan petani dan nelayan Sulut untuk terus berkembang. Meski sebagian besar pembiayaan keberangkatan dilakukan secara swadaya oleh peserta dan pemerintah daerah masing-masing, semangat untuk berpartisipasi tetap tinggi.

Seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Utara tercatat memberikan kontribusi nyata dalam mendukung keikutsertaan kontingen pada ajang nasional tersebut. Dukungan juga datang dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara yang turut memfasilitasi kebutuhan transportasi peserta.

Atas dukungan tersebut, KTNA Sulut menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus serta para bupati dan wali kota se-Sulawesi Utara yang telah memberikan perhatian terhadap pengembangan kapasitas petani dan nelayan melalui partisipasi pada Penas XVII.

“Kami atas nama pengurus KTNA Sulut menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Sulawesi Utara serta seluruh kepala daerah kabupaten dan kota yang telah memberikan dukungan dan bantuan sehingga petani dan nelayan Sulawesi Utara dapat berpartisipasi dalam Penas XVII Gorontalo,” ungkap Arly.

Penas Petani Nelayan XVII sendiri dijadwalkan menjadi ajang pertemuan ribuan pelaku pertanian dan perikanan dari seluruh Indonesia. Selain menjadi wadah pertukaran pengalaman, kegiatan tersebut juga akan menghadirkan berbagai pameran teknologi, temu usaha, serta demonstrasi inovasi di bidang pertanian dan perikanan.

Ajang ini semakin istimewa karena dijadwalkan akan dihadiri Presiden Prabowo Subianto pada 24 Juni 2026. Kehadiran kepala negara diharapkan menjadi motivasi tambahan bagi para petani dan nelayan untuk terus berinovasi dan berkontribusi dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

Dengan semangat belajar dan tekad membawa pulang pengetahuan baru, 1.764 petani dan nelayan Sulawesi Utara optimistis keikutsertaan mereka di Gorontalo akan memberikan manfaat nyata bagi pengembangan sektor pertanian dan perikanan di Bumi Nyiur Melambai. (*)

Exit mobile version