Andrei Angouw Buka-Bukaan! Masalah Sosial hingga Kamtibmas di Manado Jadi Sorotan, PKK Diminta Turun Tangan

Seputarsulutnews.co, Manado — Jangan tunggu masalah membesar baru bergerak; Wali Kota Manado Andrei Angouw meminta kader PKK dan pemerintah kelurahan lebih peka membaca persoalan sosial serta kamtibmas yang muncul di tengah masyarakat.

Pernyataan itu mencuat dalam kegiatan Peningkatan Kapasitas Kader PKK Kecamatan dan Kelurahan se-Kota Manado Tahun 2026 yang digelar di Ruang Serbaguna Kantor Wali Kota Manado, Kamis (30/7/2026).

Andrei, yang hadir sebagai Pembina TP PKK Kota Manado, mengingatkan bahwa keberadaan PKK harus memberi manfaat nyata, bukan berhenti pada rutinitas organisasi.

Wali Kota mengapresiasi para pengurus dan kader yang telah memberikan waktu serta tenaga untuk menjalankan program PKK. Namun, menurutnya, momentum peningkatan kapasitas harus dimanfaatkan untuk memperkuat kembali pemahaman tentang fungsi dan tanggung jawab kader.

“Saya berharap kita dapat menjalankan semua program PKK dan bisa berkoordinasi dengan dinas terkait dalam menunjang pelaksanaan pembangunan di Kota Manado,” ujar Andrei.

Pesan wali kota kemudian mengarah pada persoalan yang lebih dekat dengan kehidupan warga: masalah sosial dan kamtibmas.

Menurut Andrei, kondisi di lapangan membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Karena itu, PKK bersama pemerintah kelurahan diharapkan mampu mengambil peran dalam membantu penanganan berbagai persoalan yang muncul di lingkungan masyarakat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK Kota Manado Iren Angouw Pinontoan, pengurus TP PKK Kota Manado, perwakilan Dinas Sosial, para lurah serta pengurus dan kader PKK tingkat kecamatan dan kelurahan.

Bagi Pemkot Manado, penguatan kapasitas kader diharapkan tidak berhenti pada bertambahnya wawasan, tetapi berlanjut menjadi aksi nyata di tengah masyarakat terutama dalam mendukung pembangunan dan merespons persoalan sosial di tingkat kelurahan.(***)

Mungkin Anda Menyukai

Exit mobile version