“Tak Ada Lagi Alasan!” Bupati Sangihe Warning Keras SKPD: Anggaran Harus Terasa di Rakyat atau Siap Dievaluasi

Seputarsulutnews.co,Sangihe– Pesan tegas Bupati Sangihe menggema: jika program tak berdampak, jangan harap bisa bertahan.

Suasana rapat kerja Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe, Kamis (16/4/2026), berubah menjadi momentum “peringatan keras” bagi seluruh pimpinan SKPD.

Bupati Michael Thungari secara terbuka menegaskan bahwa era kerja biasa-biasa saja telah berakhir. Bupati menuntut perubahan pola kerja yang lebih agresif dan responsif terhadap kebijakan nasional.

Seluruh Kepala SKPD diminta tidak lagi pasif menunggu program, melainkan aktif “menjemput” peluang dari pemerintah pusat. Koordinasi lintas sektor pun menjadi kunci agar program kementerian bisa masuk dan dirasakan langsung oleh masyarakat Sangihe.

Tak hanya itu, isu Pendapatan Asli Daerah (PAD) ikut disorot tajam. Bupati meminta setiap perangkat daerah bergerak cepat menggali dan mengoptimalkan potensi pendapatan demi memperkuat kemandirian daerah.

“Setiap anggaran harus punya hasil. Harus jelas dampaknya,” tegasnya.

Bupati juga mengingatkan agar tidak ada lagi pemborosan anggaran. Seluruh program wajib efisien, tepat guna, dan berorientasi pada hasil nyata bagi masyarakat.

Rapat kerja ini turut dihadiri Sekretaris Daerah, jajaran asisten, Kepala Bapelitbangda, para Kepala Dinas dan Badan, hingga Direksi BUMD dan Direktur RSUD Liun Kendage, menandai keseriusan pemerintah daerah dalam mendorong perubahan kinerja birokrasi.(***)

Mungkin Anda Menyukai