“SULUT SIAGA TOTAL! Kapolda Roycke Turun Sidak, 623 Personel & 80 Pos Pam Dikerahkan Hadapi Ledakan Arus Mudik Lebaran”
Seputarsulutnews.co, Manado — Menjelang puncak arus mudik dan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, situasi keamanan di Sulawesi Utara dipastikan berada dalam status siaga penuh. Kapolda Sulut, Roycke Harry Langie, turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah titik pengamanan strategis di Manado.
Tak tanggung-tanggung, tiga lokasi vital langsung disisir: kawasan Megamas, Pelabuhan Manado, hingga Bandara Bandara Internasional Sam Ratulangi. Sidak ini dilakukan untuk memastikan kesiapan maksimal personel menghadapi lonjakan aktivitas masyarakat yang diprediksi memuncak jelang Lebaran.
Kabid Humas Polda Sulut, Alamsyah P. Hasibuan, menegaskan langkah tegas Kapolda ini bukan sekadar seremoni.
“Kapolda ingin memastikan seluruh personel benar-benar siap. Ini bentuk keseriusan Polri dalam menjamin keamanan masyarakat. Keselamatan warga adalah prioritas utama sesuai instruksi Kapolri,” tegasnya.
Tak hanya mengecek kesiapan di lapangan, Kapolda juga memberikan bingkisan Lebaran kepada para petugas yang berjaga. Aksi ini menjadi suntikan moral bagi personel yang tetap siaga 24 jam di tengah momen hari raya.
Dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Samrat 2026, Polda Sulut mengerahkan kekuatan besar. Sebanyak 623 personel Polri diterjunkan dan 80 Pos Pengamanan (Pos Pam) didirikan, tersebar di seluruh wilayah hukum Polresta dan Polres jajaran.
Langkah masif ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, lonjakan arus mudik, hingga kepadatan ekstrem di titik-titik krusial seperti pusat perbelanjaan, pelabuhan, dan bandara.
Polda Sulut juga menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor. Kolaborasi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan instansi terkait menjadi kunci utama menjaga stabilitas keamanan selama periode Lebaran.
“Koordinasi harus terus diperkuat agar masyarakat bisa merayakan Lebaran dengan aman, nyaman, dan penuh kebahagiaan,” pungkas Alamsyah.
Dengan pengamanan super ketat ini, Sulawesi Utara diharapkan tetap kondusif di tengah euforia Lebaran—tanpa celah bagi gangguan keamanan.(***)
