Perebutan Kursi PWI Sulut Memanas! 7 Wartawan Turun Arena Ada Sejarah Baru Calon Perempuan
Seputarsulutnews.co, Manado– Detik terakhir penutupan pendaftaran Konferensi PWI Sulut 2026 langsung memanaskan arena—tujuh wartawan resmi maju, termasuk satu perempuan yang mencetak sejarah baru!
Kontestasi pemilihan Ketua PWI Sulut dan Ketua DK periode 2026–2031 resmi dimulai dengan tujuh kandidat yang telah mendaftar.
Empat kandidat Ketua PWI: John Paransi, Merson Simbolon, Faruk Langaru, dan Sintia Bojoh, nama terakhir menjadi sorotan sebagai satu-satunya calon perempuan. Tiga kandidat Ketua DK: Fernando Adam, Satrin Lasana, dan Reymond Wowor.
Penutupan pendaftaran berlangsung dramatis hingga Kamis dini hari, 20 Maret 2026, sementara konferensi akan digelar 31 Maret 2026.
Balai Wartawan PWI Sulut menjadi pusat pergerakan kandidat yang datang langsung menyerahkan berkas.
Pergantian kepengurusan wajib dilakukan karena masa jabatan pimpinan sebelumnya berakhir, membuka ruang bagi figur-figur baru membawa arah organisasi.
Setelah pendaftaran ditutup, panitia langsung bergerak cepat melakukan verifikasi ketat sebelum diserahkan ke PWI Pusat. Sekitar 250 pemilih juga tengah disaring dalam daftar pemilih tetap.
Ketua SC Jemmy Senduk menegaskan semua kandidat harus lolos aturan ketat AD/ART. Ia optimistis konferensi berjalan sukses dan melahirkan pemimpin baru yang membawa energi segar.
Di sisi lain, para kandidat mulai menunjukkan visi. Merson Simbolon menyiapkan penguatan UKW, sementara Sintia Bojoh membawa misi besar memajukan peran wartawan. Kandidat lain pun kompak menyuarakan tekad membangun PWI Sulut lebih solid.
Persaingan dipastikan sengit bukan sekadar perebutan jabatan, tetapi pertarungan gagasan untuk masa depan organisasi wartawan di Sulawesi Utara.(***)
