Mitra Seputarsulutnews.co.– Peristiwa mengakhiri Hidunya dengan bunuh diri (menggantungkan diri) terjadi lagi di Kelurahan Tosuraya Barat Kecamatan Ratahan Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra). Kejadian tersebut terjadi pada hari ini, Selasa (11/3-2025) sekitar pukul 13.00 Wita tempatnya di Kelurahan Tosuraya Barat Lingkungan Enam (VI) dengan identitas korban bernama FK Alias Fen, seorang anak Laki laki berusia 11 tahun dengan pekerjaan pelajar.
Berdasarkan keterangan saksi OT (11 tahun), Saat saksi hendak bermain dengan korban Fer, korban meminta uang untuk merental PS (PlayStation) namun orangtua tidak memberikan kepada korban. Setelah itu saksi pergi untuk pulang dengan maksud untuk makan siang di rumah akan tetapi saksi melihat korban mengambil seutas tali dari sebelah bangunan kosong lalu lari ke bangunan kosong yang berada di depan rumah korban korban.
Dikarenakan korban sudah lama tidak keluar dari bangunan kosong tersebut, beberapa saat kemudian saksi pergi dan melihat korban, korban sudah menggantung diri dan sudah tak bernyawa.
Saksi mata yang berada di lokasi tersebut bernama Karel Katipanq saat saksi sedang berada di dalam rumah tiba-tiba Saksi memberitahukan kepada saksi, bahwa anak dari saksi Fernando telah menggantung diri di bangunan kosong. Saat itu saksi langsung menuju ke TKP dan melihat bahwa benar kalau anaknya telah menggantung diri kemudian saksi langsung membawa korban langsung ke Puskemas Ratahan.
Penyebab Sementara korban melakukan tindakan menggantung diri dikarenakan tidak di berikan uang untuk merental PS (PlayStation). (Fredy)
