Mei 26, 2026

Direktur PDAM Optimis, Kelola Sistem Dengan Baik, Bisa Sumbang PAD

0
Direktur PDAM Kabupaten Halmahera Utara, Iskandar Dabi Dabi, S.Pdi,

HALMAHERA UTARA – Setelah menjabat Direktur Perusahan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) atau yang dikenal PDAM Halmahera Utara, Iskandar Dabi Dabi, S.Pdi,
Melakukan berbagai inovasi untuk memajukan PDAM. Menurut berbagai sumber, salah Satu indikator kemajuan dari suatu Daerah, adalah kecukupan ketersediaan air minum.

Saat ditemui Wartawan di ruang kerjanya di Kantor PDAM, Rabu (21/02/2024) Direktur mengungkapkan, segala target-target kinerja PDAM harus lebih maksimal di segi pendapatan serta pengelola manajemen keuangan.

“Sudah Satu Bulan saya menjabat Direktur PDAM, saya harap kedepan, kinerja PDAM tidak standar-standar saja, seperti beberapa Tahun kemarin. Berbagai inovasi akan dilakukan, diharapkan dapat mendorong produktivitas kinerja perusahaan ini lebih maksimal,” kata Direktur.

Ditambahkanya, Setelah melakukan berbagai pemeriksaan sistem maupun data pelanggan di perusahaan ini, banyak kesalahan yang tetap dikerjakan.

“Banyak sistem atau kebijakan yang salah, dan masih dikerjakan. Jadi, saya rubah semuanya itu. Sekarang, pelanggan di PDAM diwajibkan menerima bukti pembayaran yang di print petugas loket, bukan Kwitansi manual yang diberikan petugas. Melihat dari jumlah pelanggan, serta tanyakan yang ada, sangat banyak, jadi saya akan berusaha melakukan berbagai inovasi agar pelanggan bisa membayar tagihan air sesuai waktu. Dari situ pendapatan PDAM akan bisa maksimal sesuai pola kerja,” pungkas Direktur.

Sejak Tanggal 1 Februari PDAM Sudah melakukan himbauan kepada masyarakat pelanggan PDAM, agar tepat membayar tagihan air. Jika ada pelanggan yang sudah menunggak diatas Tiga Bulan lebih, maka pihak PDAM akan melakukan pemutusan meter air. Jika sudah membayar tagihan maka akan disambungkan kembali.

“Kita selaku pihak PDAM melakukan berbagai inovasi itu, karena kita juga ada tanggung jawab untuk membayar tagihan listrik di PLN, yang diketahui bersama, untuk memenuhi pasokan air kepada pelanggan, PDAM menggunakan mesin pompa dan pemakaian listrik yang biayanya sampai Ratusan Juta Rupiah,” tambahnya.

Di awal masa jabatan sebagai Direktur PDAM, Mantan Sekertaris Dewan Pengawas ini, melihat data pelanggan dan jumlah pendapatan yang belum terbayarkan di PDAM, bisa menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) jika pelanggan tertib membayar tagihan air tepat waktu.

“Saya memang baru menjabat sebagai Direktur dan setelah melihat data dan tunggakan pelangan yang ada, sangatlah besar. Kami akan berusaha menargetkan untuk membuat PDAM lebih baik dari sebelumnya, sehingga bisa menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk Halmahera Utara ini,” tegas Direktur Iskandar.

Disisi lain juga, Pihak PDAM akan menertibkan pelangan yang nakal, mengunakan mesin pompa air untuk menyedot air dari pipa PDAM yang sudah dipasang. Jika kedapatan pelanggan menyedot air dari pipa induk PDAM, maka akan di putus meternya. Sedangkan jika kedapatan Masyarakat melakukan penyambungan air tanpa ijin atau mendaftar di PDAM maka akan diberikan denda untuk membayar selama mereka memakai air tersebut.

Program PDAM sekarang, akan menambahkan sumur baru serta memindahkan jalur-jalur pipa yang lebih baik. Demikian mengenai kebocoran-kebocoran yang terjadi pada jaringan pipa PDAM, untuk dilakukan peremajaan agar bisa meminimalisir. PDAM juga perlu merumuskan soal tarif layanan, namun ini menjadi opsi terakhir dalam menggenjot pendapatan.

Selanjutnya, Direktur juga menekankan agar PDAM harus ada penataan dan pengadministrasian yang jelas terkait aset. Tidak kalah penting, juga agar Perumdam bisa lebih baik

“PDAM saat ini sudah melakukan banyak inovasi, mulai dari jemput bola, jangan menunggu di loket saja, kalau kita ingin sukses marketing harus berani capek jemput bola ke masyarakat. Ini juga perlu kesiapan bagi masyarakat selaku pelanggan PDAM tentan kewajiban membayar tagihan tepat waktu. Hal-hal tersebut membuat PDAM semakin maju dan bisa menyumbangkan Pendapatan Daerah,” tutup Direktur.(Oke)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Exit mobile version