Letakkan Batu Pertama Rumah Susun UKIT di Tomohon, Wagub Kandouw: Apa yang Dibangun Harus Punya Timbal Balik Positif Bagi Rakyat

oleh -518 Dilihat

Seputarsulutnews.co, Tomohon Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Steven Kandouw meletakkan batu pertama pembangunan rumah susun Universitas Kristen Indonesia Tomohon (UKIT) di lingkungan Universitas Kristen Indonesia Tomohon, Senin (8/1/2024).

Wagub Kandouw mengatakan, resiprositas dalam berbagai bentuk pembangunan itu penting.

Apa yang dibangun kemudian harus punya timbal balik positif bagi rakyat dan atau terkhusus bagi sasaran pembangunan, agar anggaran tidak habis percuma, namun bisa dirasakan dampak baiknya.

Selain itu, sosok yang dikenal cukup banyak menghabiskan waktu membaca beragam jenis buku di sela-sela tugasnya mengemban amanah rakyat ini, juga menekankan tentang perlunya sustainability.

“Jangan hanya membangun, tapi tidak dirawat. Ini masalah klasik, namun entah kenapa ada-ada saja kasus begini yang muncul” tegas Wagub Kandouw.

“Kita harus sukses membangun dan sukses merawat” sambungnya.

Wagub Kandouw juga memberi catatan penting terkait nilai angkat.

“Fasilitas ini harus mampu dimanfaatkan target pembangunan. Ingat, outcome-nya harus jelas,” pintahnya.

Ia juga mengatakan, Malah akan lebih baik lagi jika kemudian fasilitas ini bisa memberi dampak ekonomi atau manfaat-manfaat lain.

“Misalnya bisa dibangun cafetaria di sekitarnya, atau laundry dan lain sebagainya,” kata dia.

Dan ada satu lagi catatan yang tidak kalah penting, tambah Wagub, yakni, akuntabilitas.

Baik pembangunan, maupun pengelolaan, harus akuntabel.

“Sekarang ini akuntabel sudah jadi way of life (jalan hidup). Semua harus bisa dipertanggungjawabkan, semua boleh tahu, harus dibuka lebar-lebar laporan pertanggungjawabannya, harus bisa diakses, biar kita tidak saling curiga,” tandas Wagub Kandouw.

Nampak hadir dalam momen itu, ketua Badan Pekerja Majelis Sinode Gereja Masehi Injili Minahasa (GMIM) Pdt. Hein Arina dan Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) Sulawesi I, Recky Lahope serta segenap stakeholder terkait. (yren)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.