Wow..!! Perjuangkan Hak-Hak ASN, GMNI Halut Gelar Demo di Tiga Lokasi
HALMAHERA UTARA – Dengan adanya berbagai Polemik di Kabupaten Halmahera Utara, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Halmahera Utara melaksanakan Unjuk Rasa (Unras) di Tiga lokasi penting di Pemerintahan, yaitu Kantor Bupati, Kejaksaan serta Kantor DPRD Halut, Selasa (26/09/2023) Siang.
GMNI adalah salah satu organisasi mahasiswa ekstrakampus yang terdapat hampir di seluruh Indonesia. Di Halmahera Utara GMNI selalu melakukan Unjuk Rasa menyangkut keadilan-keadilan yang tidak terealisasi.
Dalam Unjuk Rasa itu beberapa Poin yang menjadi tuntutan mereka yaitu, “Pertanyakan hak-hak Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Halmahera Utara yang belum dibayarkan. Pertanyakan penanganan kasus dugaan Koropsi di jajaran Pemda Halut yang tidak berjalan normal dalam proses hukum oleh Kejari Halut, Serta adanya dugaan Surat Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) Fiktif atau palsu. SPPD adalah surat tugas kepada Pejabat Negara, Pegawai Negeri Sipil dan Pegawai Tidak Tetap untuk melaksanakan perjalanan dinas,” ungkap Wilson Musa Ketua cabang GMNI Halut serta merupaka Koordinator aksi Unjuk Rasa (Unras)
Saat di Kantor DPRD Halut, Unras tersebut diterima Ketua DPRD Halut Janlis G Kitong bersama Anggota DPRD lainya. “Saya selaku Ketua DPRD sangat menerima aspirasi yang disampaikan GMNI yang kritis dengan permasalahan yang ada di Kabupaten Halmahera Utara ini. Kami selaku wakil rakyat akan menerima aspirasi mereka dan akan menindaklanjuti dengan kewenangan kami selaku Dewan Perwakilan Rakyat,” ucap Ketua Dewan.
Wilson selaku Korlap juga mengatakan, “Bahwa ada berbagai problem di jajaran Pemda Halut dan di tengah-tengah masyafakat yang tak mampu di selesaikan oleh Pemda Halut. Dirinya juga menegaskan kepada Bupati dan wakil Bupati agar segera Copot Kaban Keuangan Pemda Halut yang tak mampu mengelola administrasi keuangan Daerah yang sampai saat ini mengalami Devisit. Copot juga Kadis PMDes dan usut tuntas Dugaan kasus Korupsi,” pungkasnya.
Unjuk Rasa (Unras) yang mendapat pengawalan ketat dari Personil Polres Halmahera Utara berjumlah 30 Personil itu berjalan aman sampai usai Unras.
Penulis: Eko Putra Septiyanto
