Juli 8, 2026

Tekan  Angka Stunting Di Kabupaten Mitra, DP2KB Gelar Mini Lokakarya

0

Mitra Seputarsulutnews.com.- Dinas Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana (DP2KB) Daerah Kabupaten Minahasa Tenggara dalam menekan angka Stunting di Kabupaten tersebut terus melakukan upaya agar bisa keluar dari stunting. Salah satu kegiatan yang dilakukan oleh DP2KB adalah berupa kegiatan Mini Lokakarya (Minlok) tingkat Kecamatan yang saat ini dilaksanakan di Kecamatan Ratahan Timur (Ratim) dengan menghadirkan Tim Pemateri dari BKKBN Propinsi Sulawesi Utara (Sulut) dan peserta Minlok dari PKM Kecamatan Ratim, Kader dan PKKBD dan Sub PPKBD yang ada di Kecamatn tersebut.

Kegiatan Minlok Tingkat Kecamatan dilaksanakan hari ini, selasa (26/4) di BPU Desa Wioi Dua Kecamatan Ratim, selasa (26/).Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Sekretaris Dinas P2KB Albert Manurip SE mewakili Kepala Dinas Drs Hersy Tuuk.

Dikatakan Manurip, bahwa kegiatan Mini Lokakarya tingkat Kecamatan sudah dilaksakanakan sejak beberapa hari  lalu dan saat ini kegiatan dilaksanakan di kecamatan Ratahan Timur (Ratim).

Kegiatan Mini lokakarya dilaksanakan dengan maksud  mempercepat penurunan stunting yang ada di Kabupaten Mitra termasuk di Kecamatan Ratim dengan sasaran keluarga yang mengalami Stunting.

“ Kegiatan Mini lokakarya dilaksanakan di Kecamatan Ratim bermaksud untuk mempercepat penurunan stunting di kecamatan tersebut dengan sasaran keluarga yang mengalami resiko stunting ,”ujar Manurip.

Ditambahkannya bahwa di kabupaten Mitra, pendataan Stunting belum ada data resmi karena masih dilaksanakan sosialisasi pendamping keluarga.

Diapun berharap lewat kegiatan ini, ada edukasi penurunan stunting di Kecamatan Ratim kedepan.

“ Lewat kegiatan ini saya berharap ada edukasi yang baik sehingga ada penurunan stunting di Kecamatan Ratim,” ujar Manurip.

Camat Meyta Ompi SE dalam sambutannya mengatakan bahwa status stunting di Kecamatan Ratim masih tergolong tinggi dimana ada 22 anak yang terdata beresiko Stunting sehingga lewat kegiatan Mini Lokakarya ini sangat bermanfaat bagi kita, Pemerintah Kecamatan, PKK, Kader, PPKBD maupun Sub PPKBD untuk menekan Stunting yang ada di desa tersebut. Diapun berharap kepada pendamping keluarga, PPKBD, Sup PPKBD agar dapat mengikuti dengan baik kegiatan tersebut agar lewat kegiatan ini bisa menekan angka stunting di Kecamatan ratim. “ Lewat kegiatan ini saya berharap semua kader termasuk PPKBD dan Sub PPKBD yang ada di masing masing desa untuk mengsosialisasikan tentang stunting serta lewat kegiatan ini dapat menekan penurunan angka stunting di Kecamatan Ratim,” ujar Ompi.

Sementara itu Koordinator Bidang Ketahanan Kesejahteraan Keluarga BKKBN Propinsi Sulut Dr Jeane Winokan, MAP ketika membawakan materi menyangkut stunting mengatakan bahwa dalam rangka menekan penurunan stunting di Kecamatan ratahan Timur, perlub adanya sosialisasi.

Winokan mengatakan bahwa program pencegahan stunting merupakan program nasional yang perlu kita laksanakan sehingga proses pencegahan penurunan stunting akan cepat terwujud.

Hadir dalam kegiatan Minlok tersebut, Camat Ratim, PKM, PPKBD, Sub PPKBD, Dinas PPKBD Kabupaten Mitra, serta undangan lainnya. (Fredy)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Exit mobile version